Naik Transportasi R2 Ikut Mengawal Uang Tidak "Lari" ke Luar Indonesia

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Senin, 15 April 2019 | 19:00 WIB
Naik Transportasi R2 Ikut Mengawal Uang Tidak "Lari" ke Luar Indonesia
Sejumlah pengemudi Gojek atau GET di Thailand. Sebagai ilustrasi Gojek telah go regional [Facebook/getthailandofficial].

Suara.com - Bagaimana keseharian wahana angkut yang mengantar Anda dari satu lokasi ke lokasi lainnya? Apakah melibatkan layanan ojek dengan sistem aplikasi daring atau dikenal sebagai ojek online alias ojol?

Bila ya, ada sangkut-pautnya antara layanan servis point-to-point ini dengan bukti keikutsertaan mengawal uang atau modal tidak "lari" dari Indonesia.

Berdasarkan laporan App Annie yang berjudul "The State of Mobile 2019", Gojek menjadi aplikasi on-demand di Indonesia dengan monthly active users terbanyak.

Bahkan, pengguna aktif aplikasi Gojek secara mingguan (weekly active users) jumlahnya 1,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan kompetitornya di Indonesia. Keberhasilan ini berbanding lurus dengan pertumbuhan gross transaction value (GTV) Gojek yang berhasil menembus lebih dari 9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) per akhir 2018 dengan total volume transaksi setahun mencapai 2 miliar dolar AS.

Sementara dari Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) 2018, layanan Go Food, bagian dari Gojek, menyumbang Rp 18 triliun untuk  perekonomian Indonesia pada 2018, sehingga tercatat sebagai layanan bisnis berbasis digital terbesar di Asia Tenggara dan terbesar nomor tiga di dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mencontohkan bahwa Gojek ini mendapatkan suntikan dana dari luar sehingga mampu menaikkan level menjadi Decacorn.

"Dari unicorn menjadi decacorn, Gojek menjadi model di Indonesia dan menjadi model di kalangan internasional. Jadi siapa bilang uang kita lari keluar? Akan tetapi sebaliknya, uang (dari luar justru) masuk ke kita," kata Luhut Binsar Panjaitan dalam keterangannya, Senin (15/4/2019).

Ia menambahkan bahwa Gojek memiliki peran penting bagi perekonomian karena mampu memberi sumbangan terhadap ekonomi Indonesia sebesar Rp 44,2 triliun lebih. Teknologi super-app yang dikembangkan perusahaan ojek daring ini juga dinilai berhasil menciptakan lapangan kerja yang banyak.

"Katanya teknologi bisa membuat susah mencari lapangan kerja. Namun Gojek membuktikan bahwa teknologi bisa membuka lapangan kerja," tambah Luhur Binsar Panjaitan.

baca juga
CEO Gojek, Nadiem Makarim (kiri) dan Menteri Kordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan berfoto bersama di Jakarta, Kamis (11/4/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]
CEO Gojek, Nadiem Makarim (kiri) dan Menteri Kordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan berfoto bersama di Jakarta, Kamis (11/4/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Ia juga menyatakan bahwa prospek Indonesia sebagai pasar digital diperkirakan akan semakin besar dan akan mencapai 100 miliar dolar AS miliar pada 2025.

"Jadi kalau investor mau masuk ke Gojek, itu adalah cerminan stabilitas ekonomi dan stabilitas politik kita. Bagusnya adalah manajemen Gojek dipegang orang Indonesia. (Jadi) kita yang atur, bukan didikte negara lain," tandas Luhur Binsar Panjaitan.

Ditambahkan pula oleh Nadiem Makarim, founder dan Chief Executive Officer (CEO) Gojek, bahwa pihaknya bangga sekaligus bersyukur bahwa produk buatan anak bangsa ini dapat menjadi pemain regional. Salah satu contohnya adalah berkecimpung di Thailand dengan nama GET.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abang Ini Driver Ojol atau Pawang Ular, Ya?

Abang Ini Driver Ojol atau Pawang Ular, Ya?

Otomotif | Senin, 15 April 2019 | 12:45 WIB

Dua Layanan Go-Jek Ini Diklaim Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Dua Layanan Go-Jek Ini Diklaim Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 12 April 2019 | 08:21 WIB

Jokowi Ucapkan Selamat pada Gojek, Decacorn Pertama Indonesia

Jokowi Ucapkan Selamat pada Gojek, Decacorn Pertama Indonesia

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 23:44 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×