Digelar Dua Pekan, Sebanyak Inilah Surat Tilang dari Polda Metro Jaya

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 12 Juni 2019 | 12:00 WIB
Digelar Dua Pekan, Sebanyak Inilah Surat Tilang dari Polda Metro Jaya
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (3/6/2019). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Arus mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah sudah berakhir dan bertahap para penghuni Ibu Kota kembali bersama arus balik. Selama itu, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Ketupat Jaya 2019 dalam durasi hampir dua pekan (29/5-10/6/2019).

Potret Komunitas Ferrari Indonesia di Jakarta Saat Jalanan Sepi Ditinggal Warganya Mudik Lebaran. (Instagram/mobilangka.id)
Potret Komunitas Ferrari Indonesia di Jakarta Saat Jalanan Sepi Ditinggal Warganya Mudik Lebaran. [Instagram/mobilangka.id].

Tak disangka, meski banyak warga di wilayah hukum Polda Metro Jaya melakukan aktivitas mudik, sehingga banyak beredar potret Jakarta lenggang, ternyata tetap saja terjadi tindak pelanggaran lalu lintas.  Jumlah pelanggar yang diberi surat bukti pelanggaran atau tilang pun tembus 12 ribu!

"Operasi Ketupat Jaya 2019 pada 29 Mei sampai 10 Juni 2019 menghasilkan sebanyak 12.610 pengendara lalu lintas ditilang Polisi," jelas Kompol Muhammad Naseer, Kasubdit Gakkum, Ditlantas Polda Metro Jaya, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/6/2019).

Surat tilang sebanyak 12.610 pucuk itu, diberikan kepada para pengendara motor, serta pengemudi mobil. Dengan jumlah terbesar adalah berasal dari pengguna roda dua.

"Pelanggar motor totalnya mencapai 9.162 pengendara, sedangkan pengemudi mobil mencapai 3.448 orang," imbuh Kompol Muhammad Naseer.

Adapun aktivitas pelanggaran yang dilakukan pengguna motor adalah melawan arus lalu lintas, dilanjutkan dengan bermotor tanpa mengenakan helm, yang mencapai angka 1.073 orang.

"Sementara pelanggaran mobil, total ada 3.448 kasus, dengan perolehan tertinggi terjadi pada pelanggaran rambu berhenti dan parkir sebanyak 709 kasus, marka berhenti sebanyak 367 kasus, perlengkapan kendaraan sebanyak 75 kasus dan sisanya yang lain seperti garis stop, sabuk pengamanan, tidak membawa SIM, STNK dan lain-lain," imbuh KOmpol Muhammad Naseer.

Selain itu, untuk kecelakaan lalu lintas yang tercatat dalam Operasi Ketupat 2019 tercatat 102 kasus kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 102 kasus kecelakaan itu tidak termasuk kecelakaan lalu lintas pengendara yang hendak mudik.

"Jumlah laka yang melibatkan pemudik ada lima kasus. Korban meninggal tidak ada, korban luka berat satu orang, korban luka ringan 19 orang," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor Tol Indonesia: Jasa Marga Layani Volume Mobil Terbanyak 2019

Rekor Tol Indonesia: Jasa Marga Layani Volume Mobil Terbanyak 2019

Otomotif | Senin, 10 Juni 2019 | 14:36 WIB

Jasa Marga Berlakukan One Way pada Arus Balik Mulai Hari Ini

Jasa Marga Berlakukan One Way pada Arus Balik Mulai Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2019 | 19:30 WIB

Ditinggal Mudik, Lima Gadget Ini Bikin Rumah Aman

Ditinggal Mudik, Lima Gadget Ini Bikin Rumah Aman

Tekno | Jum'at, 07 Juni 2019 | 12:18 WIB

Terkini

Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?

Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:10 WIB

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:31 WIB

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:27 WIB

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:11 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:05 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:30 WIB

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:45 WIB

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:31 WIB