Tak Banyak Yang Menyorot, Ini Koleksi Kendaraan Kivlan Zen

Angga Roni Priambodo

Kamis, 13 Juni 2019 | 10:20 WIB
Tak Banyak Yang Menyorot, Ini Koleksi Kendaraan Kivlan Zen
Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen saat tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (29/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Nama Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen kini sedang menjadi sorotan berbagai kalangan. Hal tersebut karena dirinya dijadikan tersangka perencanaan pembunuhan terhada empat orang pejabat negara.

Kivlan adalah pensiunan bintang tiga TNI Angkatan Darat, ia punya beberapa prestasi mentereng. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Selain itu, pada tahun 2016 silam, dirinya juga turut andil dalam pembebasan sandera 18 WNI oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Meski menjadi perwira tinggi di TNI, kehidupan Kivlan tak mudah. Sejak pensiun pada 2001 silam, dirinya pernah hanya mendapat gaji Rp 250 ribu per bulan.

Bahkan dalam suatu kesempatan ia mengaku kesulitan membangun rumah yang kini ditinggalinya yang terletak di wilayah Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein (tengah)mengikuti acara apel siaga bahaya komunis yang diselenggarakan DPD FPI Jabar di kawasan jalan Dipenogoro Bandung. (Antara/Agus Bebeng)
Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein (tengah)mengikuti acara apel siaga bahaya komunis yang diselenggarakan DPD FPI Jabar di kawasan jalan Dipenogoro Bandung. (Antara/Agus Bebeng)

Kivlan mengaku rumah tersebut dibangun pada 2016 silam, setelah dia mendapatkan bonus uang dari Mabes TNI pasca menjadi negosiator pembebasan sandera 18 WNI oleh kelompok Abu Sayyaf.

Layaknya mantan pejabat, Kivlan pun mempunyai banyak kegiatan. Hingga tahun 2005, ia menjadi komisaris di perusahaan milik TNI AD, PT Tri Usaha Bhakti .

Untuk menunjang segala kegiatannya, pensiunan jenderal berusia 72 tahun memiliki kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berbeda dengan kehidupan beberapa mantan jenderal yang punya banyak aset kendaraan mewah, Kivlan hanya memiliki dua kendaraan. Itupun bukan tipe kendaraan mewah.

baca juga
Sepeda motor Honda Beat. (Honda Astra)
Sepeda motor Honda Beat. (Honda Astra)

Ia punya sebuah sepeda motor Honda Beat generasi pertama berwarna merah yang terparkir di garasi rumahnya. Sementara untuk pilihan mobil, Kivlan termasuk pria yang tak neko-neko.

Sejak masih berdinas aktif di TNI, ia memiliki kendaraan berupa Daihatsu Taft. Kendaraan miliknya itu kemudian dijual pada tahun 2005.

Setelahnya, pria yang pernah berdebat di tempat umum dengan Menkopolhukam, Wiranto itu membeli sebuah mobil Toyota Innova yang hingga kini dipakainya. Ia pun sering mengendarai sendiri mobil tersebut.

Kijang Innova, salah satu varian MPV andalan Toyota di Indonesia (Shutterstock).
Kijang Innova, salah satu varian MPV andalan Toyota di Indonesia (Shutterstock).

Kesetiaan Kivlan terhadap mobil Toyota Innova tersebut bukan tak berdasar. Menurutnya, faktor ekonomi menjadi penghalang dirinya ganti-ganti mobil.

"Kalau ganti mobil lagi, sudah berat belinya," ungkap Kivlan dalam suatu kesempatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Wanita Korban Kecelakaan Kesurupan usai Tak Sadarkan Diri

Ngeri, Wanita Korban Kecelakaan Kesurupan usai Tak Sadarkan Diri

Otomotif | Kamis, 13 Juni 2019 | 09:35 WIB

Layaknya Dirigen, Atraksi Sambil Ngelap Mobil Orang Ini Jenaka Banget

Layaknya Dirigen, Atraksi Sambil Ngelap Mobil Orang Ini Jenaka Banget

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2019 | 19:47 WIB

Makin Segar, Begini Rupa Yamaha R25 Dapat Sentuhan Livery ala Helm Rossi

Makin Segar, Begini Rupa Yamaha R25 Dapat Sentuhan Livery ala Helm Rossi

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2019 | 18:27 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×