Dampak Mobil Listrik: Tagihan Listrik Diprediksi Bisa Melonjak!

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 12 Juni 2019 | 20:00 WIB
Dampak Mobil Listrik: Tagihan Listrik Diprediksi Bisa Melonjak!
Mobil listrik Nissan Leaf dipamerkan di Brussels, Belgia pada 18 Januari 2019. Sebagai ilustrasi produk otomotif tenaga listrik [Shutterstock]

Suara.com - Mobil listrik terus digadang sebagai mobil masa depan. Oleh karena itu tak heran bila produsen otomotif terus berlomba untuk mengembangkan mobil non-emisi atau tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini.

Ilustrasi isi ulang baterai mobil listrik. (Shutterstock)
Ilustrasi isi ulang baterai mobil listrik. (Shutterstock)

Namun, Poyry sebuah lembaga survei asal Norwegia, beberapa saat lalu memaparkan hasil studi tagihan listrik di negara itu. Disebutkan bahwa tagihan listrik dalam 20 tahun ke depan bisa naik sekitar NOK (Norwegian Krone) 11 miliar atau setara Rp 18 triliun.

Lonjakan ini adalah dampak dari kebijakan pemerintah setempat yang terus mendorong penggunaan mobil listrik.

"Jika ada kegiatan rumah tangga yang menggunakan tenaga listrik, pengisian daya paling mungkin dilakukan sore hari. Namun dalam hal ini dibutuhkan biaya NOK 11 miliar yang mesti dibayarkan olej semua pelanggan," ujar Kjetil Ingeberg, Direktur Poyry, seperti dikutip dari Reuters.

Namun, Kjetil Ingeberg mengatakan, pemilik mobil listrik di Norwegia bisa menekan biaya tagihan listrik kendaraan mereka. Melakukan pengisian daya baterai mobil di malam hari mampu menekan biaya jaringan baru, sampai mendekati angka nol.

Sedangkan pengisian daya pada sore hari dan hanya ketika baterai benar-benar kosong memerlukan biaya di atas NOK 4 miliar.

"Semua konsumen listrik akan mengalami kenaikan tagihan listrik karena pengisian electric vehicle (EV) yang tidak mungkin terpisah," tegasnya.

Langkah penggunaan mobil serba listrik adalah tujuan dari pemerintah Norwegia untuk mengakhiri penjualan mobil berbahan bakar fosil pada 2025. Di mana jumlah kendaraan listrik di Norwegia saat ini mencapai 220.000 unit dari total 2,7 juta unit kendaraan.

Sementara Poyry memperkirakan ada sekitar 1,9 juta mobil listrik pada 2040 dengan daya gabungan tahunan sekitar dari 5 Tera watt jam (TWh).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Lebaran 2019, Coba Mobil Listrik di Bandara Soetta

Arus Balik Lebaran 2019, Coba Mobil Listrik di Bandara Soetta

Otomotif | Jum'at, 07 Juni 2019 | 12:00 WIB

BMW dan Jaguar Kolaborasi untuk Penggerak Listrik Generasi Terbaru

BMW dan Jaguar Kolaborasi untuk Penggerak Listrik Generasi Terbaru

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2019 | 18:00 WIB

Niat Buka Pabrik di Beijing, Perusahaan Mobil Listrik Nio Bermitra

Niat Buka Pabrik di Beijing, Perusahaan Mobil Listrik Nio Bermitra

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×