Review Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019: Tahun Ini Lebih Baik

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 16 Juni 2019 | 06:00 WIB
Review Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019: Tahun Ini Lebih Baik
Arus balik mudik Lebaran 2019. Kendaraan pemudik terjebak kemacetan saat melintas di ruas jalan tol Cikopo - Palimanan KM 80, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2019). [Antara/M Ibnu Chazar]

Suara.com - Salah satu peristiwa seru yang berlangsung secara nasional dan telah menjadi tradisi bangsa Indonesia adalah peristiwa mudik serta balik Lebaran.

Suasana arus mudik Lebaran 2019 di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]
Suasana arus mudik Lebaran 2019 di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Selain menjadi bagian dari perayaan religi, momentum ini adalah bagian dari libur warga sebangsa, juga melibatkan sarana dan prasarana transportasi. Khususnya perjalanan darat atau overland. Perjalanan bermobil saat libur Hari Raya, tak terkecuali Lebaran 2019 telah menjadi semacam perjalanan klasik keluarga-keluarga di Tanah Air. Situasi macet pun bisa dimaklumi, bahkan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi mudik.

Dikutip dari kantor berita Antara, arus mudik dan balik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah dinilai beberapa pihak lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Yaitu terutarama menyangkut lancarnya arus lalu lintas terutama di tol Trans Jawa dan minimnya kecelakaan.

Yayat Supriyatna, seorang pengamat tata kota, menyatakan bahwa relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama (GT Cikarut) berkontribusi besar dalam kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2019.

"Relokasi GT Cikarut mengurai penumpukan antrean kendaraan yang sebelumnya terpusat di lokasi ini, baik menuju Cipali ataupun ke Purbaleunyi," demikian papar Yayat Supriyatna di Jakarta, saat dikonfirmasi Antara pada Kamis (12/6/2019).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan dalam mengurai kemacetan arus mudik 2019 tidak terlepas dari sinergi sejumlah pemangku kepentingan dalam membuat sistem untuk kelancaran pergerakan sejuta lebih kendaraan.

"Mengatur kelancaran satu juta lebih kendaraan antarkota dalam satu periode waktu sama bukanlah hal mudah. Hal ini mungkin hanya terjadi di Indonesia pada saat puncak arus mudik. Dan sinergi BPJT, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, BUJT dan Korlantas Polri telah terlihat dengan baik dalam menjalankan perannya masing-masing saat berlangsung arus mudik tahun ini," ujar Yayat Supriyatna.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mudik dan balik Lebaran 2019 terpantau jauh lebih lancar. Kelancaran perjalanan melalui Tol Trans Jawa seakan berhasil menggeser tradisi lama terkait mudik Lebaran yang selalu identik dengan antrean panjang dan kecelakaan.

Dihubungi secara terpisah, Andi Rukman Karumpa, Sekjen Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), menilai bahwa mudik Lebaran 2019 ini adalah paling lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

baca juga

"Jakarta ke Surabaya, sekarang bisa ditempuh di bawah 10 jam. Jakarta ke Situbondo bahkan hanya 14 jam. Padahal dahulu bisa 20 jam. Begitu juga Jakarta-Palembang. Karena ruas tol terpanjang Bakauheuni-Palembang, maka Jakarta-Palembang bisa ditempuh delapan jam," papar Andi Rukman Karumpa.

Selain lebih lancar, hal paling penting dari peristiwa mudik Lebaran 2019 adalah menurunnya angka kecelakaan secara drastis. Data Korlantas menyebutkan bahwa angka kecelakaan menurun 64 persen dibandingkan mudik Lebaran 2018.

Dari data Korlantas, sejak 29 Mei 2019 hingga Minggu (9/6/2019) terjadi 529 laka lantas atau kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, pada 2018 dalam periode sama, tercatat 1.491 kasus.

Sementara Irra Susiyanti, Corporate Communications Department Head, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menyatakan bahwa volume lalu lintas arus mudik dan balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencatat rekor sebagai volume terbesar sepanjang sejarah jalan tol di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Puncak Arus Balik Lebaran 2019, Ada Diskon Trans Jawa

Bukan Puncak Arus Balik Lebaran 2019, Ada Diskon Trans Jawa

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2019 | 10:00 WIB

Ternyata, Puncak Arus Mudik Lebaran 2019 Bergeser dari Semula

Ternyata, Puncak Arus Mudik Lebaran 2019 Bergeser dari Semula

Otomotif | Senin, 10 Juni 2019 | 16:30 WIB

Rekor Tol Indonesia: Jasa Marga Layani Volume Mobil Terbanyak 2019

Rekor Tol Indonesia: Jasa Marga Layani Volume Mobil Terbanyak 2019

Otomotif | Senin, 10 Juni 2019 | 14:36 WIB

Terkini

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×