Duh, Ada Bagian Iklan Suzuki Vitara Mesti Dihapus. Mengapa?

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 05 Juli 2019 | 11:09 WIB
Duh, Ada Bagian Iklan Suzuki Vitara Mesti Dihapus. Mengapa?
Haluan keren dari Suzuki Jimny 2019 [Suara.com/ukirsari].

Suara.com - Pariwara atau iklan otomotif, senantiasa menggulirkan cerita seru soal spesifikasi dan informasi fitur. Tak jarang, unsur lumpur serta medan alam yang ganas dimasukkan sebagai efek sangar. Juga cara menggebernya secara kencang.

Iklan Suzuki Vitara yang mesti diedit pada bagian yang dianggap tidak aman dan membahayakan lingkungan hidup [YouTube: Suzuki Asutralia].
Iklan Suzuki Vitara yang mesti diedit pada bagian yang dianggap tidak aman dan membahayakan lingkungan hidup [YouTube: Suzuki Asutralia].

Namun semua ada batasannya. Kalau tidak, iklan tidak diperkenankan buat ditayangkan.

Dikutip dari situs Motoring Australia, teguran diberikan atas TV Commercial (TVC) Suzuki Vitara, saudara dari Suzuki Jimny—sudah dipamerkan dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 serta Indonesia International Motor Show (IIMS)2019.

Suzuki Australia dikecam oleh Ad Standards karena dianggap telah melanggar kode periklanan Federal Chamber of Automotive Industry (FCAI). Ya, adegan dalam tayangan iklan itu dianggap tidak aman. Kesimpulannya, bagian ini harus dihapus dari iklan Suzuki Vitara yang beredar di Benua Kanguru.

Diberi tajuk "For Fun's Sake", tayangan dibuka bersama voice-over, memberikan pernyataan bahwa, "Pada 2035 semua mobil akan mengandalkan swakemudi, kecuali satu ini," dan iklan memperlihatkan suasana futuristik kembali kepada kondisi sekarang, dan beberapa pengemudi membesut keandalan Suzuki Vitara habis-habisan di trek on-road serta off-road. Mulai jalanan dalam kota, trek berlumpur, kubangan air tanjakan dan turunan serba ekstrem.

Kemudian, ada lagi voice-over menyatakan bahwa mengemudi secara bertanggung jawab bukanlah hal menyenangkan.

Bagian-bagian inilah disorot para pengamat di badan sensor iklan, lantas melayangkan pernyataan keberatan bersama Ad Standards.

Pihak prinsipal Suzuki mempertahankan pariwara ini. Dinyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki niatan sama sekali untuk mengajak calon konsumen atau penonton untuk bertindak tidak aman, apalagi mendorong mereka menjadi pengemudi tidak bertanggungjawab.

Suzuki Australia juga menambahkan, "Tayangan Suzuki Vitara versi 15 dan 30 detik kami tidak menggambarkan cara membesut tunggangan secara melanggar hukum atau peraturan apa pun yang berlaku, terkait keselamatan serta peraturan lalu lintas."

baca juga

Bagian paling memberatkan adalah penilaian para pengamat saat tunggangan tidak menapak tanah, dan ngebut kencang melewati medan lumpur, serta mundur lagi. Tindakan ini dinilai tidak peduli lingkungan hidup, dan melanggar Klausul 2 (a) Kode FCAI.

Suzuki Australia akhirnya melakukan pengeditan atas scene yang dianggap membahayakan atau tidak aman tadi, sehingga pariwara bisa kembali muncul di Benua Kanguru.

Ini bukan pertama kalinya Suzuki mendapat kecaman dari Ad Standards. Pada 2012, Suzuki Australia terpaksa mengubah tayangan iklan untuk New Swift Sport, karena dianggap memberikan wacana mengemudi ugal-ugalan.

Kini, setelah tayangan iklan untuk Suzuki Vitara diedit, Suzuki Australia menampilkan tayangan iklan "kurang kontroversial" untuk Suzuki Jimny.

Pariwara Suzuki Jimny yang menggunakan sepasang Suzuki Jimny mini sebagai roller skate [YouTube: Suzuki Australia].
Pariwara Suzuki Jimny yang menggunakan sepasang Suzuki Jimny mini sebagai roller skate [YouTube: Suzuki Australia].

Juga diberi tajuk "For Fun's Sake", seorang pemain sepatu roda atau roller skate meluncur di medan off-road menggunakan sepasang mobil mainan Suzuki Jimny sebagai alas kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wah, Aktor dan Politikus Ini Nyamar, Ajak Konsumen Bermobil Listrik

Wah, Aktor dan Politikus Ini Nyamar, Ajak Konsumen Bermobil Listrik

Otomotif | Kamis, 27 Juni 2019 | 19:00 WIB

Sudah Bisa Dipesan, Harga Suzuki Jimny Rp 300 Jutaan

Sudah Bisa Dipesan, Harga Suzuki Jimny Rp 300 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 14 Juni 2019 | 09:45 WIB

Nostalgia Iklan Mobil Zaman Lawas, Warganet Gagal Fokus Model di Sampingnya

Nostalgia Iklan Mobil Zaman Lawas, Warganet Gagal Fokus Model di Sampingnya

Otomotif | Kamis, 30 Mei 2019 | 08:29 WIB

Terkini

Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot

Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:47 WIB

Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander

Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:09 WIB

GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah

GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:18 WIB

Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:39 WIB

Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?

Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:37 WIB

Menikmati Kenyamanan dan Ruang Lega Vinfast FV MPV 7 di Jalanan Jakarta

Menikmati Kenyamanan dan Ruang Lega Vinfast FV MPV 7 di Jalanan Jakarta

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:15 WIB

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:05 WIB

×