alexametrics

Ojol Ini Dapat Rating Buruk dari SJW Lingkungan, Alasannya Bikin Kesal

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Ojol Ini Dapat Rating Buruk dari SJW Lingkungan, Alasannya Bikin Kesal
Pengemudi ojek daring melintas di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Fenomena SJW yang gemar komplain ke sana kemari mulai menimbulkan pro dan kontra.

Suara.com - Bagi para pengendara ojek online (ojol), mendapat keluhan dari pelanggan merupakan "makanan" sehari-hari.

Namun terkadang ada beberapa keluhan yang sebabnya membuat orang mengerutkan dahi, seperti yang satu ini.

Viral di media sosial, seorang ojol yang menerima komplain dari pelanggan yang diduga merupakan SJW (sosial justice warrior) lingkungan.

Ia pun mendapat rating rendah cuma dikarenakan sesuatu hal yang sepele.

Baca Juga: Asyik Kendarai Motor, Spiderman Ditilang Polisi

Hal ini terungkap melalui postingan dari akun Instagram @dramaojol.id berikut ini.

Dalam postingan tersebut, ojol ini mendapat rating tiga dari salah seorang pelanggannya.

Hal itu ia alami gara-gara si pelanggan protes mengenai sebuah sedotan.

"Udah dipesen nggak usah pakai sedotan malah dibawain juga, kan nggak jadi menyelamatkan bumi, hadeh." ujar pelanggan tersebut.

Keluhan pelanggan ojek online yang membuat warganet kesal. (Instagram/@dramaojol.id)
Keluhan pelanggan ojek online yang membuat warganet kesal. (Instagram/@dramaojol.id)

Pernyataan dari si pelanggan tersebut rupanya cukup disayangkan oleh warganet. Mereka berujar bahwa alasan tersebut terlalu sepele dibandingkan rating buruk yang diberikan si pelanggan. Berikut beberapa komentar di antaranya.

Baca Juga: Triumph Luncurkan Motor Bernilai Investasi Tinggi

"Kalau nggak mau sedotan beli sendiri nggak usah pakai ojol yaelah. Kantong dan gelasnya juga masih plastik. Menjaga bumu nggak cuma mengurangi sedotan plastik." ujar @tihse.

Komentar