Bersitegang, Oknum Ojol Sebut Satpam Layaknya Anjing Penjaga

Angga Roni Priambodo
Bersitegang, Oknum Ojol Sebut Satpam Layaknya Anjing Penjaga
Ilustrasi para pengemudi Gojek. [Shutterstock]

"Elu (petugas satpam) sama kayak anjing, diiket leher lu, nggak jagain gedung nggak dibayar," hardik driver ojol tersebut.

Suara.com - Sejak beberapa waktu lalu, banyak ditemukan permasalahan antara oknum ojek online (ojol) dengan oknum petugas keamanan (Satpam) di suatu gedung. Kini, kejadian serupa terjadi lagi dan viral di media sosial.

Diunggah di grup Facebook Forum Komunitas Satuan Keamanan (Satpam) Indonesia, sebuah video berdurasi 1 menit 24 detik menjadi bahan perbincangan warganet.

Dalam video tersebut, terlihat seorang driver ojol sedang bersitegang dengan seorang satpam di depan sebuah gedung di Jakarta.

Tak diketahui penyebab pastinya, namun driver ojol yang tak diketahui namanya tersebut terlihat sangat emosi dan nyaris beradu fisik dengan sang satpam.

Meski akhirnya tak terjadi adu fisik, namun warganet menyesalkan omongan kasar yang keluar dari mulut oknum ojol dari Gojek tersebut.

Oknum ojol bersitegang dengan petugas keamanan di Jakarta.(Facebook/Forum Komunitas Satuan Keamanan (Satpam) Indonesia)
Oknum ojol bersitegang dengan petugas keamanan di Jakarta.(Facebook/Forum Komunitas Satuan Keamanan (Satpam) Indonesia)

Dalam kejadian tersebut, driver ojol yang sedang terpancing emosinya tersebut menyebut Satpam layaknya anjing penjaga.

"Elu (petugas satpam) sama kayak anjing, diiket leher lu, nggak jagain gedung nggak dibayar," hardik driver ojol tersebut.

Beruntung, ketegangan antara dua lelaki yang sedang mencari nafkah tersebut tak berlarut-larut. Beberapa orang termasuk seorang polisi kemudian melerai keduanya. Si ojol kemudian kembali ke motornya dan melanjutkan perjalanan.

Oknum ojol bersitegang dengan petugas keamanan di Jakarta.(Facebook/Forum Komunitas Satuan Keamanan (Satpam) Indonesia)
Oknum ojol bersitegang dengan petugas keamanan di Jakarta.(Facebook/Forum Komunitas Satuan Keamanan (Satpam) Indonesia)

Meski begitu, dengan viralnya video tersebut di media sosial, banyak warganet yang menyayangkan ucapan driver ojol tersebut yang dianggap melecehkan profesi satpam.

"Kata-katanya nggak boleh begitu seharusnya. Saya juga security+ driver gojek, seharusnya driver itu ngertiin tugas dari seorang security& security bahasanya harus dijaga jangan mancing amarah," komentar Slamet Setiyawan.

"Nggak tahu kronologinya, tapi miris sekali mendengar cacian driver tsb. Boleh kita benci dengan seseorang tapi jangan hina profesinya," tambah Joan Hendrik.

Semoga kedepannya baik Ojol maupun Satpam bisa menghargai profesi masing-masing sehingga tak ada lagi insiden seperti ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS