GAIKINDO dan Menperin Senada Targetkan Ekspor Lewat GIIAS 2019

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 19 Juli 2019 | 10:35 WIB
GAIKINDO dan Menperin Senada Targetkan Ekspor Lewat GIIAS 2019
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kanan) saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten (18/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Dalam sambutannya di acara seremonial pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menyampaikan dua hal.

Bahwa acara GIIAS 2019 turut menandai peringatan 50 tahun berdirinya asosiasi para produsen kendaraan bermotor di Tanah Air. Kedua, sebagai target dari penanda milestone setengah abad itu, maka angka ekspor akan ditingkatkan hingga mencapai volume 300 ribu unit hingga akhir 2019.

Berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang, Yohannes Nangoi melaporkan bahwa saat ini industri otomotif Indonesia sudah mandiri dalam memenuhi kebutuhan domestik, dengan impor otomotif pada 2018 adalah sekitar 90 ribu unit, terus menurun dari pencatatan tahun sebelumnya.

Dari data yang dirangkum GAIKINDO, ekspor mobil utuh (Cmpletely Built Up atau CBU) sepanjang 2018, tumbuh sebesar 14,44 persen menjadi 264.553 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini adalah yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kendaraan-kendaraan dari Indonesia telah diekspor ke 80 negara, yang mencakup ASEAN, Asia, Afrika, Jepang, serta beberapa negara Amerika.

"Tahun ini, GAIKINDO akan mengupayakan angka ekspor bisa mencapai 300 ribu unit," jelas Yohannes Nangoi yang sebelumnya juga menyatakan bahwa GIIAS adalah satu-satunya pameran otomotif Indonesia yang mendapatkan dukungan penuh dari Organisation Internationale des Constructeurs d'Automobiles (OICA), sebuah asosiasi otomotif dunia.

Menyambut pemaparan Yohannes Nangoi, bisa dijumpai pernyataan Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto.

Ia menekankan pentingnya penyelenggaraan pameran yang menjadi jendela industri otomotif Indonesia.

baca juga

"GIIAS kali ini membuktikan bahwa industri otomotif menjadi salah satu dari lima industri yang menjadi prioritas perkembangan. Jika didukung oleh pemain industri termasuk para principal dari setiap Agen Pemegang Merek (APM) pendukung, kita bisa meraih jumlah ekspor sampai 350 ribu unit."

Angka yang disebutkannya ini, yaitu 350 ribu unit, adalah berdekatan dengan pernyataan Ketua Umum GAIKINDO tentang target ekspor sebesar 300 ribu unit.

Menurut Airlangga Hartarto, target ekspor Indonesia untuk 2025 adalah sebanyak satu juta unit. Dengan perincian mobil listrik termasuk di dalamnya.

"Sebanyak 20 persen dari target pada 2025 adalah Electric Vehicle (EV). Komitmen untuk mengembangkan serta membangun kendaraan berbasis listrik ini telah menjadi diskusi utama dengan investasi sebesar 2 triliun dollar Amerika," jelas Menperin Airlangga Hartarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GIIAS 2019 Pamerkan Mobil Balap Hybrid, Bisa Berlaga di Jakarta?

GIIAS 2019 Pamerkan Mobil Balap Hybrid, Bisa Berlaga di Jakarta?

Otomotif | Jum'at, 19 Juli 2019 | 08:00 WIB

Inilah 5 Fakta Menarik di Press Day GIIAS 2019

Inilah 5 Fakta Menarik di Press Day GIIAS 2019

Otomotif | Jum'at, 19 Juli 2019 | 07:00 WIB

New Nissan X-Trail Mendarat di GIIAS 2019, Harganya Rp 530 Juta

New Nissan X-Trail Mendarat di GIIAS 2019, Harganya Rp 530 Juta

Otomotif | Kamis, 18 Juli 2019 | 20:44 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×