Waduh, Pria Ini Kena Tilang Elektronik Nyasar karena Pelat Nomor Palsu

Rauhanda Riyantama | Praba Mustika
Waduh, Pria Ini Kena Tilang Elektronik Nyasar karena Pelat Nomor Palsu
Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)

Pelat nomor mobil pria ini dipakai di mobil lain (dipalsukan).

Suara.com - Sistem tilang elektronik alias E-TLE memang belum sempurna. Masih banyak sistem yang harus dibenahi agar tidak terjadi lagi surat tilang yang salah alamat alias nyasar. Karena hal itu dialami oleh pria pemilik mobil yang satu ini. Ia mendapat surat tilang elektronik padahal tidak pernah melakukan kesalahan.

Hal itu ia ceritakan di jejaring Twitter lewat akun miliknya @rdtyou. Pria bernama Radityo Utomo ini membuat utasan yang berisi foto-foto pelat nomor miliknya yang dipalsukan dan digunakan di mobil lain.

"Tolong solusinya supaya nggak berkelanjutan. Saya kena tilang elektronik atau E-TLE gara-gara oknum pemalsu pelat nomor. Dia sengaja ganti pelat dia ke nomor lain (mungkin menghindari ganjil genap). Sayangnya nomor yang dia pakai itu punya saya @DivHumas_Polri @TMCPoldaMetro," cuit @rdtyou membuka utasan.

Bersama dengan cuitan itu ia juga mengunggah foto mobil Toyota Yaris yang diduga melanggar lalu lintas, yang menggunakan pelat nomor B-1826-UOR miliknya.

Sementara itu, Radityo juga memiliki sebuah Toyota Yaris warna putih di garasi rumahnya. Yang membedakan adalah varian tahun dan warnanya.

Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)
Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)

Ia mengunggah foto surat tilang yang diterimanya disertai dengan cuitan "Jadi minggu ini saya dapat surat tilang elektronik, dikirim ke alamat saya tertanggal 18 Juli 2019. Wow, perasaan udah sengaja tertib biar nggak kena tilang, tapi kok masih aja,"

Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)
Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)

Awalnya ia mengaku mengikuti prosedurnya terlebih dahulu "Okelah siapa tahu memang lagi khilaf, lupa pakai sabuk pengaman,"

Ia baru menemukan kejanggalan setelah mengakses situs E-TLE Polda Metro Jaya"Nah waktu akses itu saya merasa aneh. Karena waktu pelanggarannya tanggal 18 Juli jam 17.30, di sekitar Mnas. Sementara waktu itu saya masih cuti dan lagi nemenin istri yang abis lahiran di rumah di daerah Jaktim. Apa iya saya lupa, kalau pernah ke Jakpus tanggal segitu?" Ujarnya.

Mengetahui ada yang janggal, ia pun meneliti bukti foto dan video yang ada di situs E-TLE "Jenis mobil dan pelat nomornya sih sama dengan mobil saya (Yaris 2012) tapi bentuk grill dan warna mobilnya beda banget. Bisa dilihat ini lagi,"

Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)
Kena Tilang Elektronik Nyasar Karena Pelat Nomor Palsu. (Twitter/rdtyou)

Tak ingin ambil pusing, Radityo pun langsung mendatangi kantor Direktoran Lalu LIntas di Pancoran, guna meluruskan surat tilang elektornik yang nyasar ke rumahnya.

"Setelah penjelasan disertai bukti foto kendaraan saya, ngga lama (kira-kira 15 menit) mereka mengeluarkan surat pembukaan blokir atas STNK saya (Jadi kalau melanggar, STNK diblokir oleh sistem)." Cuit @rdtyou.

Radityo juga diyakinkan oleh pihak Ditlantas, untuk menelusuri dan menemukan oknum pemalsu pelat nomor ini, supaya kejadian serupa tidak terulang lagi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS