Bus Sumber Alam Dilempar Batu, Warganet Heran Karena Faktor Ini

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Rabu, 31 Juli 2019 | 14:02 WIB
Bus Sumber Alam Dilempar Batu, Warganet Heran Karena Faktor Ini
Bus Sumber Alam Jadi Korban Pelemparan Batu. (Facebook/PO Sumber Alam)

Suara.com - Salah satu perusahaan otobus yang sudah melegenda di Indonesia, PO Sumber Alam baru-baru ini mengalami kejadian yang tidak mengenakkan.

Salah satu bus mereka jadi korban pelemparan batu oleh orang tak bertanggung jawab. Warganet pun heran dengan kejadian ini, apalagi melihat salah satu faktor dari bus Sumber Alam.

Aksi pelemparan batu ke bus AKAP, diduga karena kebiasaan sopir bus yang ugal-ugalan dan kerap ngeblong.

Melalui jejaring Facebook, akun resmi PO Sumber Alam mengunggah foto bus dengan trayek Jogja-Jakarta dengan nomor polisi AA-1404-CV.

Kaca depan bus dengan nomor bodi 04CV itu terlihat retak, tepat di arah sopir. Melihat foto tersebut, sepertinya kaca bus hanya mengalami retak dan tidak sampai pecah.

"Stop Pelemparan!!! Tadi malam, unit kami menjadi korban pelemparan batu oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Rupanya masih ada orang yang tidak memedulikan keselaatan orang lain. Ini jadi PR kita bersama. Ayo, edukasi keluarga, teman dan lingkungan sekitar kita untuk menjaga perilaku dan keselamatan sesama. Semoga pelaku segera disadarkan dan kembali ke jalan yang benar," tulis akun resmi PO Sumber Alam di jejaring Facebook.

Bus Sumber Alam Jadi Korban Pelemparan Batu. (Facebook/PO Sumber Alam)
Bus Sumber Alam Jadi Korban Pelemparan Batu. (Facebook/PO Sumber Alam)

Melihat insiden ini, warganet pun menyoroti satu faktor yang membuat mereka jadi heran dan bertanya-tanya, kenapa bus Sumber Alam jadi sasaran pelemparan batu?

Faktor tersebut adalah soal perilaku sopir bus Sumber Alam yang dikenal kalem dan tidak ugal-ugalan.

Beda dari bus AKAP kebanyakan, bus Sumber Alam terkenal santai dan jarang terlihat ugal-ugalan atau melakukan aksi ngeblong.

baca juga

"Masa sih, ugal-ugalan? Perasaan, Sumber Alam adalah bus yang paling selow se-dunia," tulis Dimas.

"Wkwkwk, biasanya yang ngelempar ngira bus ini ugal-ugalan dan mungkin dikira satu grup sama Sumber Kencono. Nyatanya enggak, bus ini terkenal santai bahkan jarang ngebut. Tapi bus tertentu juga banter (mood supirnya aja)," ujar Gilang.

"Ngeblong membahayakan orang, terus bikin jengkel, orangnya dendam ke semua bus yang lewat. Setiap bus yang lewat dilempar batu, yang udah-udah sih gitu." kata Angga Restu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak! Niat Santai Menunggu Lampu Merah, Lihat Aksinya Sampai Akhir

Ngakak! Niat Santai Menunggu Lampu Merah, Lihat Aksinya Sampai Akhir

Tekno | Rabu, 31 Juli 2019 | 13:00 WIB

Dikejar Emak-emak, Pemotor di Banten Berakhir di Selokan

Dikejar Emak-emak, Pemotor di Banten Berakhir di Selokan

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 13:02 WIB

Bus Sugeng Rahayu Ngeblong di Klaten, Polisi: Otaknya Dipakai!

Bus Sugeng Rahayu Ngeblong di Klaten, Polisi: Otaknya Dipakai!

Otomotif | Rabu, 31 Juli 2019 | 09:59 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×