Disebutkan Didanai Singapura, Begini Klarifikasi Gojek

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 31 Juli 2019 | 15:20 WIB
Disebutkan  Didanai Singapura, Begini Klarifikasi Gojek
Founder dan CEO Gojek Grup Nadiem Makarim (kiri) dan Co-Founder Kevin Aluwi (kedua kanan) bersiap melakukan konvoi bersama mitra driver saat peresmian logo baru Gojek di kantor pusat Gojek, Jakarta, Senin (22/7/2019) [ANTARA FOTO/Audy Alwi/wsj].

Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong telah menyebutkan bahwa empat unicorn Indonesia, termasuk Gojek, diklaim sebagai milik Singapura berdasarkan riset Google dan Temasek dalam soal pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Ilustasi seorang perempuan menggunakan Google web browser di sebuah laptop. [Shutterstock]
Ilustrasi menggunakan Google web browser [Shutterstock]

Lebih detailnya, empat unicorn Indonesia yang disebutkan adalah Gojek, Traveloka, Bukalapak, serta Tokopedia. Keempatnya menerima pendanaan lewat Singapura karena induk perusahaan-perusahaan ini berada di Negara Singa, demikian dikutip dari kantor berita Antara.

Namun, Thomas Lembong, Kepala BKPM, melalui akun Twitternya, kemudian meminta maaf dan meralat pernyataan itu, karena tiga startup unicorn yang disebutnya sudah memberikan klarifikasi.

"Maaf & ralat: @tokopedia dan @bukalapak sudah klarifikasi ke saya, @gojek indonesia sudah klarifikasi ke publik: mereka tidak pakai induk perusahaan di Singapura, tapi sepenuhnya PT PMA di Indonesia ... Saya bicara terlalu jauh, mengomentari bahan Google dan Temasek ini," demikian dikutip Antara dari akun Twitter atas nama Thomas Lembong pada Selasa malam (30/7/2019).

Dalam melakukan klarifikasi, Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek menegaskan bahwa Gojek adalah perusahaan rintisan asli Indonesia yang terdaftar di Indonesia, dengan nama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dan bukan perusahaan asal Singapura.

"Gojek adalah perusahaan rintisan Indonesia, dengan head office di Indonesia dan 90 persen pegawai kami adalah orang asli Indonesia," kata Nila Marita lewat keterangan resminya yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Ia menambahkan bahwa seluruh penanaman modal dan investasi Gojek telah ditanamkan dan dibukukan penuh di perusahaan di Indonesia.

"Kami tidak memiliki perusahaan Singapura sebagai induk perusahaan. Kami selalu melaporkan penanaman modal tersebut sesuai amanat yang diberikan oleh BKPM," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: GoJek Jadi Aplikasi Transportasi Online Paling Disukai Milenial

Survei: GoJek Jadi Aplikasi Transportasi Online Paling Disukai Milenial

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2019 | 21:41 WIB

Soal Tarif Baru, Begini Kata Gojek Bandarlampung

Soal Tarif Baru, Begini Kata Gojek Bandarlampung

Otomotif | Jum'at, 05 Juli 2019 | 17:34 WIB

Tiga Pilar Bentuk Kepedulian Gojek Indonesia Kepada Driver

Tiga Pilar Bentuk Kepedulian Gojek Indonesia Kepada Driver

Otomotif | Selasa, 09 April 2019 | 10:00 WIB

Terkini

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

×