Suara.com - Kerennya Himalayan Range yang membentang dari China, Nepal, India, sampai Pakistan telah menjadi medan penjelajahan para traveller dan biker. Semangat petualangan ini menjadi kemasan perjalanan Donna Agnesia serta Darius Sinathrya. Pasangan selebriti pengemban misi sosial #kebaikantanpabatas. Sebuah kegiatan pengumpulan dana untuk pembangunan sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Didampingi tim lengkap Himalayan Ridge, Darius Sinathrya dan Donna Agnesia berhasil mencapai Khardung La, jalan raya tertinggi di dunia yang bisa dilalui kendaraan bermotor, pada Selasa (6/8/2019). Lokasinya, 5.359 m di atas paras laut (dpl).
![Rute keren lagi populer di kalangan para biker untuk sektor India utara antara laina dalah Khardung La, Provinsi Jammu - Kashmir, India. Donna Agnesia dan Darius Sinathrya juga sukses menempuhnya [Dok, Royal Enfield].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/08/25685-donna-darius-khardung-la-2.jpg)
Berboncengan menggunakan Royal Enfield Himalayan, pasangan artis Darius Sinathrya dan Donna Agnesia sukses mengakses terusan tertinggi Khardung La di provinsi Jammu - Kashmir, India sebelah utara yang berbatasan langsung dengan Pakistan, Nepal, dan China.
"Kami bersyukur bisa menyelesaikan misi bersama Himalayan Ridge. Tim dalam kondisi prima kendati harus menghadapi beragam rintangan jalan dan cuaca yang berubah-ubah," kata Darius Sinathrya.
Sebagai catatan, kawasan yang digemari para biker dari seluruh penjuru dunia untuk dijelajahi karena ketinggian ekstrem ini juga menjadi jujukan para sutradara Bollywood untuk setting film tentang negeri empat musim. Paling tidak, ada lima pass terkenal di sini, termasuk Khardung La ("la" berarti terusan, Red) yang bisa dieksplorasi dengan motor trail atau motor gede (moge).
"Setelah mengeksplor kota Manali kami melanjutkan perjalanan menuju Leh (ibu kota Ladakh, Red). Di sinilah petualangan yang sesungguhnya dimulai," cerita Darius Sinathrya.
Darius Sinathrya menceritakan perjalanan dari Manali membuahkan pengalaman baru yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
"Bermotor di atas ketinggian 4.000 m tidak semudah yang dibayangkan. Di sepanjang perjalanan kami dihantui penyakit ketinggian, montainous altitude sickness (MAS),” ungkapnya.
Hal ini juga diakui Donna Agnesia. Ia sendiri sempat mengalami MAS sampai level medium.
"Rasa sakit di kepala yang sulit dijelaskan. Baru pertama saya merasakan sakit kepala dan mual yang seperti itu," imbuh Donna Agnesia.
Ia mengisahkan serangan MAS yang teramat sangat, saat menempuh perjalanan dari distrik Keylong menuju Sarchu yang berada pada ketinggian 3.500 m hingga 4.400 m.
Toh ia tak patah semangat menjalani petualangan yang penuh risiko ini. Dibonceng suaminya, dia merasa telah meraih pengalaman tersendiri.
"Saya baru pertama kali bermotor seperti ini dan sama sekali tidak kapok," tandas ibu tiga anak dari pernikahannya dengan Darius Sinathrya itu.