Tunggu Hasil Ganjil Genap, DPRD Soroti Rumah Sakit dan Roda Ekonomi

RR Ukirsari Manggalani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:25 WIB
Tunggu Hasil Ganjil Genap, DPRD Soroti Rumah Sakit dan Roda Ekonomi
Petugas melakukan sosialisasi saat uji coba perluasan ganjil genap di kawasan Tomang, Jakarta, Senin (12/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyebut masih menunggu hasil masa uji coba perluasan sistem ganjil genap kendaraan yang dimulai sejak Senin lalu (10/8/2019). Karena itu pihak DPRD disebutnya belum menentukan sikap untuk mendukung sistem ini ke depannya.

Gembong Warsono mengakui masih terdapat berbagai masalah selama masa uji coba kebijakan tadi. Hasil kajian selama uji coba itu nantinya akan menjadi landasan DPRD untuk mendukung atau tidak atas kebijakan perluasan ganjil genap di jalan raya Ibu Kota Jakarta.

Petugas Dishub DKI Jakarta memasang rambu-rambu perluasan ganjil genap di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Jumat (9/8). [Suara.com/Arya Manggala]
Petugas Dishub DKI Jakarta memasang rambu-rambu perluasan ganjil genap di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Jumat (9/8). [Suara.com/Arya Manggala]

"Keputusan ke depan, apakah perluasan ini perlu diteruskan atau tidak dilanjutkan nanti berdasarkan kajian hasil survei dan sebagainya," ujar Gembong Warsono saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).

Permasalahan yang muncul seperti menyulitkan akses ke beberapa rumah sakit, menurutnya akan menjadi pertimbangan untuk penerapan ke depannya. Namun ia menyebut Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta sudah memberikan pengecualian kepada beberapa jenis kendaraan untuk bisa lewat aturan ganjil genap pada saat tertentu.

"Ada kendaraan yang masih dimungkinkan untuk melewati daerah-daerah penerapan ganjil genap itu," jelas Gembong Warsono.

Selain akses ke rumah sakit, menurutnya hal yang perlu dipertimbangkan adalah dampak roda perekonomian di Jakarta. Ia tak ingin ekonomi di Jakarta terganggu karena sistem ganjil genap yang diperluas.

"Makanya, kami akan melihat kajiannya dulu. Itu yang pertama. Lalu yang kedua, selain orang sakit ada keterkaitan dengan ekonomi," pungkasnya.

Sebagai catatan, berdasarkan Instruksi Gubernur atau Ingub No 66 Tahun 2019, disebutkan bahwa untuk mengurangi polusi udara di langit Jakarta diterapkan peraturan berkendaraan ganjil genap yang diperluas. Saat ini adalah tahapan uji coba yang akan segera dikaji hasilnya segera.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini, Dinas Perhubungan Jakarta Barat Sosialisasikan Ganjil Genap

Hari Ini, Dinas Perhubungan Jakarta Barat Sosialisasikan Ganjil Genap

Otomotif | Senin, 12 Agustus 2019 | 10:20 WIB

Perluasan Ganjil Genap, Pengguna Mobil Berikan Dukungannya

Perluasan Ganjil Genap, Pengguna Mobil Berikan Dukungannya

Otomotif | Kamis, 08 Agustus 2019 | 09:34 WIB

Aturan Ganjil Genap Adalah Solusi Sementara, Begitu Kata Pakar

Aturan Ganjil Genap Adalah Solusi Sementara, Begitu Kata Pakar

Otomotif | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

×