Yamaha MX King Diburu dan Diciduk Habis-Habisan di Malaysia, Apa Sebabnya?

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Kamis, 12 September 2019 | 15:15 WIB
Yamaha MX King Diburu dan Diciduk Habis-Habisan di Malaysia, Apa Sebabnya?
Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)

Suara.com - Di tanah air, Yamaha MX-King bisa jadi merupakan salah satu motor bebek 'super' yang banyak diminati masyarakat.

Desainnya yang relatif ganteng serta performa yang cukup mumpuni, ditambah dengan anggapan bahwa motor ini mudah untuk dimodifikasi membuat motor ini cukup digemari oleh masyarakat.

Tak cuma di Indonesia, motor ini sekan menjadi idola di negeri tetangga, Malaysia.

Namun berbeda dengan di Indonesia, beberapa waktu belakangan motor ini belakangan kerap menjadi sasaran target operasi oleh penegak hukum di sana.

Berbeda dengan pengendara motor lain, di Malaysia para pengguna motor ini kerap terkena razia yang dilakukan secara detil dan menyeluruh.

Banyak warga di sana yang menjadi korban "pencidukan" oleh aparat, kenapa?

Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)
Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)

Dikutip dari beberapa media di Malaysia, hal ini terjadi lantaran motor ini kerap mendapatkan modifikasi yang menyalahi aturan.

Razia ini diinisiasi oleh JPJ  Malaysia(Departemen Transportasi Jalan)  untuk menertipkan motor modifikasi yang mulai membahayakan masyarakat.

Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)
Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)

Tak kenal ampun, setiap motor ini mendapat pemeriksaan detil. Modifikasi yang ditarget oleh aparat adalah penambahan kubikasi mesin (bore up), penggunaan knalpot racing, ECU tak standar, pengubahan swingarm dan roda untuk memperingan bobot kendaraan serta penggunaan spion modifikasi. 

baca juga
Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)
Razia besar-besaran MX-King. (Facebook)

Maraknya razia motor berjuluk Ysuku akhirnya viral dan menjadi topik perbincangan di kalangan pecinta roda dua Tanah Air. Razia besar-besaran inipun mendapat tanggapan pro dan kontra di kalangan warganet. Berikut beberapa komentar di antaranya.

"Masih mending Indonesia ya, arm, ecu, blok/head engine tidak jadi target operasi pada razia umum..." ujar Ridwan Adi Surya Prakasa  di kolom komentar.

"Enak disini kadang bisa damai ditempat mbah..." ujar Joko Fitriyanto Jamaruddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengangguran Nekat Curi Motor Tetangga di Tambora

Pengangguran Nekat Curi Motor Tetangga di Tambora

News | Kamis, 12 September 2019 | 14:48 WIB

Selain Ayam, Ini Hewan yang Bikin Pemotor Kesal Karena Sembarangan Nyebrang

Selain Ayam, Ini Hewan yang Bikin Pemotor Kesal Karena Sembarangan Nyebrang

Otomotif | Kamis, 12 September 2019 | 14:43 WIB

Sadis, Tulisan Jaket Ini Sindir Keras Pengendara yang Suka Bunyikan Klakson

Sadis, Tulisan Jaket Ini Sindir Keras Pengendara yang Suka Bunyikan Klakson

Otomotif | Kamis, 12 September 2019 | 12:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×