Lampu Rem Terlalu Silau, Mobil ini Dikira Tempat Karaoke

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Sabtu, 14 September 2019 | 14:21 WIB
Lampu Rem Terlalu Silau, Mobil ini Dikira Tempat Karaoke
Modifikasi Lampu Rem Mobil yang Menyilaukan. (Facebook)

Suara.com - Cukup banyak pemilik mobil yang memodifikasi lampu, baik lampu utama maupun lampu rem agar lebih terang. Namun jika terlalu terang, selain membahayakan (menyilaukan) pengendara di belakangnya, juga bisa dianggap seperti tempat karaoke, lho. Seperti yang dialami pemobil ini.

Lewat jejaring Facebook, seorang warganet bernama Gibran Hary mengunggah foto mobil Wuling Confero warna putih yang menambahkan aksesori berupa lampu warna biru di bagian belakang.

Lampu ini aktif bersamaan dengan lampu rem, jadi ketika pedal rem diinjak lampu biru yang menyilaukan ini juga ikut menyala.

Gibran pun menyindir pemobil yang menggunakan lampu aksesori yang menyilaukan, dengan menyebut mirip tempat karaoke.

"Tak kirain silau banyak lampu tempat karaoke atau diskotik, eh nggak tahunya lampu stop rem Wuling. Mata Saya jadi silau," katanya.

Modifikasi Lampu Rem Mobil yang Menyilaukan. (Facebook)
Modifikasi Lampu Rem Mobil yang Menyilaukan. (Facebook)

Pada foto unggahan tersebut, terlihat ada enam buah lampu warna biru yang ada di bagian atas kaca mobil.

Pendaran lampu tersebut memang cukup menyilaukan.

Perlu diketahui, menggunakan lampu aksesori yang menyilaukan adalah perbuatan yang melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ).

Pada pasal 58 UULLAJ disebutkan "Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan, dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas,"

baca juga

Subbab Pasal demi pasal pun menelaskan "Yang dimaksud dengan 'perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas' adalah pemasangan peralatan, perlengkapan, atau benda lain pada kendaraan yangdapat membahayakan keselamatan lalu lintas, antara lain pemasangan bumper tanduk dan lampu menyilaukan,"

Sementara pada Pasal 279 dikatakan "Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (lima ratus ribu rupiah),"

Juga dijelaskan pada Pasal 26, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan "Lampu rem, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf d, selain sepeda motor harus memenuhi persyaratan: (a) berjumlah paling sedikit 2 (dua) buah; (b) mempunyai kekuatan cahaya lebih besar dari lampu posisi belakang tetapi tidak menyilaukan bagi pengguna jalan lain; dan (c) dipasang pada sisi kiri dan kanan bagian belakang kendaraan bermotor dengan ketinggian tidak melebihi 1.500 (seribu lima ratus) milimeter."

Warganet pun turut mengomentari penggunaan lampu aksesori warna biru yang ada di belakang mobil Wuling Confero tersebut.

"Daripada taruh di belakang lebih mending buat lampu kolong, ada manfaatnya. Sebagai penghias, dan sebagai penerang saat gelap dan jalan mepet. Misal di jalan sempit dan papasan dengan mobil dan liat spion ke bawah pasti gelap, kita bisa manfaatin lampu kolong untuk nerangin jalan bawah belakang atau tengah yang mepet, biar kelihatan di spion," kata Nouval.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Ritel Daihatsu Naik 7 Persen pada Agustus 2019

Penjualan Ritel Daihatsu Naik 7 Persen pada Agustus 2019

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 10:50 WIB

Moge Lakalantas saat Sunmori, Tabrak Mobil hingga Terpental

Moge Lakalantas saat Sunmori, Tabrak Mobil hingga Terpental

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 11:30 WIB

Mobil Selip dan Tertabrak KA di Tegal, Ini Kata Saksi dan Korban

Mobil Selip dan Tertabrak KA di Tegal, Ini Kata Saksi dan Korban

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 08:44 WIB

Terkini

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:40 WIB

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:25 WIB

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

×