Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Pemobil saat Alami Pecah Ban

Dany Garjito, Praba Mustika

Selasa, 17 September 2019 | 21:00 WIB
Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Pemobil saat Alami Pecah Ban
Baru Dipakai Seminggu Ban Mobil Kondisinya Mengenaskan. (Facebook/Dwi)

Suara.com - Selain rem blong, mobil yang alami pecah ban juga bisa menyebabkan kecelakaan yang tak kalah mengerikan. Namun, ada hal yang bisa dilakukan oleh pemobil saat mengalami pecah ban ketika sedang melaju.

Mengutip dari unggahan warganet Nudisetia Pratama di jejaring Facebook, ia membagikan beberapa tips yang sebaiknya dilakukan saat ban mobil pecah.

"Kondisi pecah ban merupakan kejadian yang telah berulang kali terjadi dan kondisi ini diperparah lagi dengan reaksi pengemudi yang salah dalam menghadapi situasi ini," kata Nudisetia.

Dijelaskan pula, Sonny Suksmana selaku Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) bahwa "Hal terpenting saat terjadi pecah ban adalah pengemudi jangan panik, sehingga bisa berpikir jernih,"

Dalam kondisi tenang, pemobil bisa melakukan empat langkah berikut ini:

Kontrol Setir Agar Tetap Lurus

Saat pecah ban, terutama ban depan, akan sangat memengaruhi pergerakan setir. "Biasanya kondisi arah mobil akan berubah sesuai dengan bagian ban yang pecah dan diupayakan agar mobil tetap lurus ke depan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya roll-over atau terbalik," katanya.

Hindari Menginjak Rem

Saat ban pecah, menginjak rem malah berpotensi meningkatkan risiko mobil terbalik. "Menginjak rem berakibat akan menyebabkan mobil terbalik karena terjadi cengkraman yang tidak seimbang antara bagian ban yang pecah dengan ban yang masih normal. Lepas pedal gas dan biarkan mobil melambat dengan sendirinya,"

baca juga
Ilustrasi rem mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi rem mobil. [Shutterstock]

Jangan Injak Kopling

Sama seperti melakukan pengereman, menginjak pedal kopling-untuk mobil transmisi manual-malah meningkatkan risiko. Ada baiknya biarkan kopling terangkat, agar terjadi efek engine break guna melambatkan laju mobil.

Mobil Matik Jangan Tambah Panik

Terakhir, untuk pengemudi mobil matik (transmisi otomatis) jangan menurunkan kecepatan dengan cara menurunkan gir ke posisi lebih rendah.

Beda dengan mobil transmisi manual, yang memberikan efek engine break, pada mobil matik, menurunkan gir ke posisi lebih rendah malah semakin mencengkeram ban, yang malah membuat mobil makin sulit dikendalikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengatasi Video di YouTube Melambat

Cara Mengatasi Video di YouTube Melambat

Tekno | Selasa, 17 September 2019 | 09:40 WIB

Aksi Nemplok di Kap Mobil Viral, Bripka Eka: Sudah Risiko dalam Bertugas

Aksi Nemplok di Kap Mobil Viral, Bripka Eka: Sudah Risiko dalam Bertugas

News | Selasa, 17 September 2019 | 06:00 WIB

7 Tips dan Trik Kesehatan Unik Sehari-hari, Sudahkah Anda Tahu?

7 Tips dan Trik Kesehatan Unik Sehari-hari, Sudahkah Anda Tahu?

Health | Senin, 16 September 2019 | 21:05 WIB

Bikin Geger, Aksi Polantas Menemplok Kap Mobil Sedan di Pasar Minggu

Bikin Geger, Aksi Polantas Menemplok Kap Mobil Sedan di Pasar Minggu

News | Senin, 16 September 2019 | 16:39 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×