Terparkir di Rumah, Kenapa Ban Motor Sering Kempes ?

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 19 September 2019 | 12:47 WIB
Terparkir di Rumah, Kenapa Ban Motor Sering Kempes ?
Ilustrasi mobil parkir di garasi rumah. [Shutterstock]

Suara.com - Bagi pemilik kendaraan, dipastikan pernah mengalami ban kurang angin atau kempes ketika seharian terparkir di rumah. Padahal, saat dicek ternyata tak ada kebocoran.

Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan tekanan ban kerap kali berkurang. Menurut Jimmy Handoyo Technical Service & Development Dept Head PT Suryaraya Rubberindo Industries, perusahaan yang memproduksi ban FDR mengatakan, hal tersebut merupakan proses penyusutan.

"Kalau di suhu panas tekanan angin bisa memuai. Nah, kalau dingin dia menyusut," ujar Jimmy kepada Suara.com.

Lebih lanjut, Jimmy menjelaskan, proses tersebut karena ban terkena permukaan yang lebih dingin sehingga tekanan anginnya berkurang.

"Sebaiknya menggunakan standar ganda. Bukan standar samping atau standar satu," saran Jimmy.

Seperti dilansir situs Planet Ban, ban yang kurang angin menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan. Adapun beberapa penyebab ban motor atau mobil sering kempes antara lain.

1. Terkena benda tajam

Benda tajam menjadi permasalahan nyata dalam bocornya ban motor. Pecahan kaca, beling, paku, hingga benda tajam lain layaknya kerikil atau bebatuan dapat melukai dan melubangi ban motor Anda.

2. Kurangnya Tekanan Angin

baca juga

Apabila ban sudah kempes, sebaiknya segera mengisi angin apabila tidak ingin terjadi kerusakan yang dapat berujung pada bocornya ban sepeda kendaraan.

Ilustrasi ban mobil kempes. [Shutterstock]
Ilustrasi ban mobil kempes. [Shutterstock]

3. Penggunaan Ban Tipis

Ganti ban Anda apabila sudah menipis atau gundul pada permukaannya. Pengecekan dan perawatan rutin dapat menghindarkan Anda dari kebocoran ban yang dapat terjadi akibar menggunakan ban yang sudah tipis.

4. Pasir di Antara Ban dan Pelek

Salah satu penyebab bocornya ban sepeda motor adalah butiran pasir yang menumpuk. Hal tersebut menyebabkan kempesnya ban yang dapat berujung pada sebuah kebocoran pada sepeda motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Tekanan Angin Ban Sering Berkurang ?

Kenapa Tekanan Angin Ban Sering Berkurang ?

Otomotif | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 12:24 WIB

Tanpa Udara dan Anti Kempes, Begini Penampakan dari Ban Canggih Michelin

Tanpa Udara dan Anti Kempes, Begini Penampakan dari Ban Canggih Michelin

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:47 WIB

Ngrekso Ban Kempes, Layanan Tukang Tambal Ban Online

Ngrekso Ban Kempes, Layanan Tukang Tambal Ban Online

News | Senin, 10 Desember 2018 | 19:23 WIB

Pentingnya Kondisi Ban dalam Berkendara

Pentingnya Kondisi Ban dalam Berkendara

Otomotif | Selasa, 24 Juli 2018 | 10:15 WIB

Pencuri Modus Ban Kempes Dibekuk, Pelakunya Masih Banyak

Pencuri Modus Ban Kempes Dibekuk, Pelakunya Masih Banyak

News | Kamis, 19 November 2015 | 16:41 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×