Ngrekso Ban Kempes, Layanan Tukang Tambal Ban Online

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 10 Desember 2018 | 19:23 WIB
Ngrekso Ban Kempes, Layanan Tukang Tambal Ban Online
Capture aplikasi Solo Destination. [Solopos/google]

Suara.com - Pemkot Solo resmi meluncurkan layanan jasa tambal ban berbasis daring yang diberi nama Ngrekso Ban Kempes.

Sepeda motor yang dilengkapi gerobak khusus untuk menyimpan kompresor serta peralatan tambal ban dapat berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain (mobil).

Pada tahap pertama, Pemkot menggandeng sejumlah perusahaan yang memunyai program corporate social responsibility (CSR) meluncurkan enam gerobak tambal ban online dan bisa diakses melalui aplikasi Solo Destination.

“Dari enam tambal ban ini, yang sudah terkoneksi dengan Solo Destination baru tiga. Tiga lagi belum siap karena butuh penyesuaian,” kata Kepala Seksi (Kasi) Infrastruktur Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Solo Taufan Redina seperti diberitakan Solopos—jaringan Suara.com, Senin (10/12/2018).

Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo seusai apel pagi. Taufan mengatakan, tambal ban secara mobil ini dilengkapi global positioning system (GPS) sehingga lokasi motor Ngrekso Ban Kempes dapat terdeteksi melalui aplikasi Solo Destination.

Solo Destination adalah aplikasi berbasis Android yang diluncurkan Pemkot Solo tiga tahun lalu. Saat ini, aplikasi Solo Destination terus dikembangkan Pemkot selain memandu wisatawan juga dilengkapi pantauan lalu lintas, hingga perubahan harga komoditas pangan.

“Masyarakat juga dapat menghubungi penambal ban melalui aplikasi Solo Destination. Tinggal fitur fasilitas publik lalu tambal online. Di fitur itu kita bisa tahu lokasi tambal ban dan berikut nomor handphone-nya,” katanya.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo mengatakan, tambal ban daring mulai beroperasi di Kota Solo, setelah Pemkot mengenalkan prototipe tambal ban daring hibah dari PT Livian Makmur Sejahtera pada upacara HUT ke-73 Kemerdekaan di Stadion Sriwedari Solo.

Rudy mengatakan, diluncurkannya tambal ban daring ini merupakan bagian dari penataan pedagang kaki lima (PKL). Harapannya, perlengkapan tambal ban nantinya dapat dibawa pulang dan tidak membuat jalanan kota terlihat kotor.

“Tidak ada emplek-emplek di pinggir jalan. Bantuan ini kami berikan gratis, tapi gantinya mereka [tukang tambal ban] harus menyisihkan Rp 750.000 per bulan untuk ditabung di Bank Solo. Tabungannya buat mereka sendiri bukan untuk Pemkot,” katanya.

Tukang Tambal Ban depan Gerai Indosat Purwosari, Japi Nugroho, mengaku senang menerima bantuan gerobak tersebut. Bantuan gerobak ini digunakan untuk menggantikan lapak miliknya berupa emplek-emplek dengan memanfaatkan citywalk Jalan Slamet Riyadi.

Berita ini kali pertama diterbitkan Solopos.com dengan judul ”Layanan Tambal Ban Online Bisa Diakses Via Solo Destination

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Kelam LC Cantik di Solo, Jadi Budak Narkoba Bareng Suami

Cerita Kelam LC Cantik di Solo, Jadi Budak Narkoba Bareng Suami

News | Senin, 10 Desember 2018 | 08:12 WIB

Lion Air Gagal Terbang di Solo, Ini Penjelasannya

Lion Air Gagal Terbang di Solo, Ini Penjelasannya

News | Minggu, 18 November 2018 | 05:51 WIB

BI Sebut Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Terkendali 2,29 Persen

BI Sebut Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Terkendali 2,29 Persen

Bisnis | Sabtu, 17 November 2018 | 19:31 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:00 WIB

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:58 WIB