Kenapa Tekanan Angin Ban Sering Berkurang ?

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 12:24 WIB
Kenapa Tekanan Angin Ban Sering Berkurang ?
Ilustrasi ban mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Sebagai satu-satunya komponen yang bertemu langsung dengan aspal, ban menjadi komponen sangat penting. Kekuatan ban sendiri sebenarnya terletak pada tekanan angin yang pas.

Namun, tanpa disadari tekanan angin pada ban kerap kali berkurang. Ternyata ada beberapa hal yang bisa menyebabkan angin keluar.

Dikutip dari laman Hyundai, saat keadaan normal dan ban tanpa masalah, tekanan angin ban akan tetap berkurang. Padahal, begitu tekanan angin berkurang tentu memiliki dampak yang berbahaya.

Cermati beberapa kondisi yang bisa menyebabkan tekanan angin pada ban berkurang, selain tertusuk benda tajam :

1. Ban itu memiliki pori-pori yang sangat kecil.

Tetap akan berkurang tekanannya. Penurunan tersebut memang tidak banyak, hanya berkisar 1 psi dalam kurun waktu 1 bulan. Sedikit lebih tahan, gunakan angin nitrogen.

Penurunannya lebih kecil dibanding angin biasa. Maka disarankan untuk selalu melakukan pengecekan tekanan angin paling tidak 1 bulan sekali.

2. Kerusakan pada pentil juga bisa menjadi penyebab tekanan angin berkurang.

Biasanya disebabkan adanya celah yang cukup longgar untuk angin keluar. Kerusakan dari pentil ini rata-rata disebabkan karena umur pakai, seperti karat.

3. Tutup pentil juga berpengaruh pada kurangnya tekanan angin.

baca juga

Jika senang tanpa tutup pentil, jangan aneh jika tiba-tiba tekanan angin berkurang padahal kondisi ban masih baik.

Ilustrasi ban mobil [Manuel Jeghesta/suara.com]
Ilustrasi ban mobil [Manuel Jeghesta/suara.com]

4. Kondisi ban baik-baik saja, demikian juga dengan pentil, tapi kok tekanan angin tetap berkurang.

Coba cek pelek yang dipakai. Lihat secara detail, apakah ada peyang atau gangguan lainnya.

Terutama pada bidang yang berhubungan langsung dengan ban. Agak sulit diperiksa jika pelek peyang di bagian dalam. Bagaimana jika setelah dicek ternyata pelek juga bagus.

Coba bongkar, mungkin saja ada retak kecil pada pelek yang tertutup ban. Ini agak sulit memang.

5. Ban botak yang sering dianggap sepele.

Kondisi ini menyimpan berjuta bahaya. Benda-benda tajam seperti kerikil atau kaca, bisa dengan mudahnya menancap di telapak ban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Keselamatan, Tukang Ban Tolak Kerjakan Ini Meski Dibayar Mahal

Demi Keselamatan, Tukang Ban Tolak Kerjakan Ini Meski Dibayar Mahal

Otomotif | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:02 WIB

Champiro LUXE, Ban Baru GT Radial di GIIAS 2019

Champiro LUXE, Ban Baru GT Radial di GIIAS 2019

Otomotif | Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:56 WIB

Ingin Perawatan Mobil di Tangerang, Dua Outlet Baru Sudah Menanti

Ingin Perawatan Mobil di Tangerang, Dua Outlet Baru Sudah Menanti

Otomotif | Selasa, 16 Juli 2019 | 11:30 WIB

Lihat Mobil BMW Vision Next 100, Warganet Indonesia Fokus Soroti Ban

Lihat Mobil BMW Vision Next 100, Warganet Indonesia Fokus Soroti Ban

Otomotif | Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:08 WIB

Wih, Hotman Paris Berani Gaji Rp 10 Juta untuk Mengelap Ban Lamborghini-nya

Wih, Hotman Paris Berani Gaji Rp 10 Juta untuk Mengelap Ban Lamborghini-nya

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2019 | 15:46 WIB

Keren, Michelin Kembangkan Teknologi Ban Tanpa Angin

Keren, Michelin Kembangkan Teknologi Ban Tanpa Angin

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×