Curhatan Pria di Tangerang, Mutasi Kendaraan Disuruh Bayar Rp 500 Ribu

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Curhatan Pria di Tangerang, Mutasi Kendaraan Disuruh Bayar Rp 500 Ribu
Mutasi Kendaraan di Tangerang. (Facebook/Alwan)

"Setelah Saya cek di web, ternyata hanya Rp 150 ribu," katanya.

Suara.com - Mutasi dan balik nama kendaraan memang memerlukan biaya lagi. Tapi seorang pria di Tangerang curhat usai dikenakan biaya Rp 500 ribu saat akan mencabut berkas kendaraannya.

Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Alwan menceritakan pengalaman yang dialaminya sendiri.

"Hati-hati urus mutasi di Samsat Cikokol Tangerang. Tadi kena getok biaya urus cabut berkas dari Tangerang Kota ke Tangerang Kabupaten," buka Alwan.

"Diminta Rp 500 ribu tanpa kwitansi resmi. Padahal urus sendiri tanpa calo dan di loket resmi pula. Setelah Saya cek di web, ternyata hanya Rp 150 ribu." Katanya.

Selain dikenakan biaya lebih mahal dari aslinya, waktu pemrosesan pun lebih lama. Tertera pada kwitansi, Alwan harus menunggu hingga sekitar satu setengah bulan.

Mutasi Kendaraan di Tangerang. (Facebook/Alwan)
Mutasi Kendaraan di Tangerang. (Facebook/Alwan)

Padahal, merujuk pada PP Nomor 50 Tahun 2010, tarif penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah hanya sebesar Rp 75 ribu.

Dugaan pungutan liar saat mutasi kendaraan ini pun, ternyata juga sempat dialami oleh beberapa warganet lain yang turut menceritakan di kolom komentar.

"Biasa mbah. Saya juga pernah kena Rp 500 ribu di Wonosobo," ujar Candra.

"Kebiasan yang sudah menahun susah hilangnya. Mau lapor nilainya sedikit, nggak lapor hati dongkol. Saya sering ngurus mbah, tiap kali ke Samsat kalau diminta uang yang nggak jelas, Saya minta kuitansi pasti oknumnya bingung jawab..." kata Ucup.

Hingga Kamis (3/10) sore, pihak terkait belum memberikan respons atas unggahan yang viral di media sosial tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS