WNI di Jerman ini Habiskan Lebih Dari Rp 65 Juta Untuk Bikin SIM, Kok Bisa?

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:26 WIB
WNI di Jerman ini Habiskan Lebih Dari Rp 65 Juta Untuk Bikin SIM, Kok Bisa?
YouTuber Tri Cahyani Membeberkan Proses dan Biaya Pembuatan SIM di Jerman. (YouTube)

Suara.com - Tri Cahyani, wanita asal Purworejo, Jawa Tengah ini namanya pernah viral di awal tahun 2019 lalu. Saat itu ia ramai diberitakan saat dipinang oleh pria asal Jerman, Adrian Saathoff.

Sejak beberapa tahun yang lalu, wanita berusia 29 tahun itu memang menetap di negeri asal pesepak bola Miroslav Klose tersebut. Ia dalam masa studi mengambil pelatihan memasak di sana.

Dalam perjalanannya, setelah menikah, ia membagikan banyak video lewat saluran YouTube pribadinya Cahya Cahyanitri. Termasuk ketika dirinya menghabiskan uang lebih kurang Rp 65 juta untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) di Jerman.

"Ini (Pembuatan SIM) di Jerman menghabiskan biaya sampai Rp 65 juta, kok bisa sih?" katanya membuka vlog-nya.

Saat dihubungi Suara.com, Cahya menjelaskan kalau harga untuk memperoleh SIM di Jerman bervariasi, tergantung individu, tergantung harga praktik per-jam yang setiap tahun naik.

Patokan jumlah jam praktik ada sesuai aturan, contoh untuk SIM mobil biasa 30 jam praktik(Highway, pedesaan, kota, perumahan kurang 30 kilometer per jam.

"Saya sendiri kurang lebih harus menghabiskan 60 jam praktik menyetir," bebernya.

Salah Satu Kuitansi dalam Proses Pembuatan SIM di Jerman. (Dok. Pribadi)
Salah Satu Kuitansi dalam Proses Pembuatan SIM di Jerman. (Dok. Pribadi)

Cahya juga memaparkan perbedaan kesulitan yang muncul di tiap-tiap Bundesland atau negara bagian.

"Di sini memiliki SIM itu benar-benar harus dipertanggung jawabkan. Untuk yang sudah memiliki SIM Indonesia, bisa mengurangi jumlah jam praktik, tapi tetap harus ujian," tambahnya.

baca juga

Menurut Cahya, peraturan membuat SIM di Jerman sebenarnya sangat mudah. Kesulitan malah dialami saat pelajaran teori, karena rambu-rambu lalu lintas di Jerman mencapai 1,250 pertanyaan.

Dan yang pasti, membuat SIM di Jerman lebih ketat sehingga tidak ada istilah nembak, seperti yang masih cukup banyak ditemui di Indonesia.

"Aku pernah tak lulus praktik karena tidak berhenti saat lampu lalu lintas sudah kuning. Saat itu, instrukturku bilang kalau aku seharusnya bisa berhenti," sesalnya.

Lebih lanjut, ada empat kategori teori mengemudi yaitu, mengemudi siang, mengemudi malam, mengemudi di jalan kecil dan mengemudi di jalan tol.

"Berdasarkan pengalaman pribadi, Aku sendiri sudah ada bill mengemudi mencapai 2500 Euro plus biaya ujian teori yang sudah 250 Euro, biaya kelas yang kita harus hadir di tempat mengemudi senilai 450 Euro, berarti udah sekitar 3200 Euro (Rp 49 juta) dan itu belum selesai karena ujian teori belum lulus," jelas lulusan SMP 6 Purworejo itu.

Pada vlog tersebut, ia menjelaskan lebih rinci, mulai dari ikut kursus menyetir, dan beberapa kali mengulang sampai akhirnya lulus ujian dan mendapatkan SIM, Cahya menghabiskan dana sekitar 4,668 Euro atau setara dengan Rp 68,43 juta.

"Hingga mendapatkan SIM pada Oktober ini, berarti lebih dari dua tahun prosesnya untuk mendapatkannya. Aku apply sekitar September 2017," ungkap wanita berambut pendek itu.

Mengenai membengkaknya biaya yang ia keluarkan untuk mendapatkan SIM, ia bilang bahwa dirinya dimanfaatkan oleh oknum di tempatnya mendalami kursus menyetir.

"Aku saat ketemu wanita asal Myanmar yang punya toko di sana, bilang bahwa aku harus hati-hati karena bisa dimanfaatkan, karena aku dari Asia, katanya. Biaya membuat SIM sendiri,kalau aku nggak dimanfaatin sekitar 1000 Euro karena sudah punya SIM Internasional dari Indonesia," pungkasnya.

Untuk membuat SIM Internasional di Indonesia sendiri ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, di antaranya;

  • KTP (asli dan fotokopi)
  • Paspor (asli dan fotokopi)
  • SIM domestik Indonesia (asli dan fotokopi, SIM harus masih berlaku)
  • KITAP (asli dan fotokopi, untuk WNA)
  • Materai Rp 6 ribu
  • Pas foto berwarna sebanyak empat lembar. Latar foto biru, pria menggunakan dasi dan wanita menggunakan blazer.

Biaya pembuatan SIM Internasional adalah Rp 250 ribu dan biaya perpanjangan Rp 225 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Otomotif | Selasa, 08 Oktober 2019 | 08:00 WIB

5 Best Berita Otomotif Pagi: Bikin SIM, Motor Anti Mainstream

5 Best Berita Otomotif Pagi: Bikin SIM, Motor Anti Mainstream

Otomotif | Selasa, 08 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Ladies, Hindari Pakaian Ini Saat Akan Buat atau Perpanjang SIM

Ladies, Hindari Pakaian Ini Saat Akan Buat atau Perpanjang SIM

Otomotif | Senin, 07 Oktober 2019 | 16:41 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×