Catat, Mulai Akhir Bulan, Tidak Ada Sistem Buka Tutup Jalur Puncak

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 07:00 WIB
Catat, Mulai Akhir Bulan, Tidak Ada Sistem Buka Tutup Jalur Puncak
Antrean kendaraan menuju kawasan Puncak, Gadog, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/2).[ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Disebut sebagai lokasi rawan macet, "pesona" mandeknya perjalanan bermobil di Jalur Puncak, Bogor justru menjadi semacam romantisme bagi para pengguna jalan raya.

Dikutip dari kantor berita Antara, ada hal mesti diperhatikan sehubungan dengan jalur Puncak Bogor. Pasalnya, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan Kepolisian sepakat akan melakukan uji coba sistem 2 - 1 di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor sebagai pengganti sistem buka tutup atau one way. Direncanakan mulai 27 Oktober 2019.

Sejumlah anak-anak turun dari kendaraan untuk bermain sambil menghilangkan kejenuhan selama terjebak antrian berjam-jam di kawasan Puncak-Cipanas. [Ahmad Fikri]
Sejumlah anak-anak turun dari kendaraan untuk bermain sambil menghilangkan kejenuhan selama terjebak antrian berjam-jam di kawasan Puncak-Cipanas. [Ahmad Fikri]

"Sistem yang baru lebih memberikan keleluasaan bagi masyarakat setempat untuk melakukan mobilitas karena tidak lagi berdasarkan buka tutup," papar Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) kepada Antara di Bogor, Minggu (6/10/2019).

Uraiannya: jika dalam sistem buka tutup kendaraan hanya bisa bergerak satu arah pada waktu tertentu (Simpang Gadog-Puncak), maka pada sistem 2-1, kendaraan bisa bergerak dari dua arah dalam waktu bersamaan.

Sistem ini akan membagi Jalur Puncak menjadi tiga lajur. Dari tiga lajur yang ada, nantinya mulai pukul 03.00 - 13.00 WIB, lajur satu dan dua akan diperuntukkan bagi kendaraan yang mengarah ke Puncak (naik). Sedangkan lajur tiga untuk kendaraan menuju arah Gadog (turun).

Sementara, pada pukul 12.30 - 14.00 WIB lajur satu tetap diperuntukkan bagi kendaraan yang mengarah ke Puncak (naik). Sedangkan lajur dua sementara ditutup dari arah Simpang Gadog (naik) untuk memastikan lajur dua bersih dari kendaraan yang menuju ke Puncak, sedangkan lajur tiga tetap untuk kendaraan menuju Simpang Gadog (turun).

Setelah steril, pukul 14.00 - 20.00 WIB, arus lalu lintas berubah menjadi lajur 1 untuk kendaraan mengarah ke Puncak (naik). Sedangkan lajur dua dan tiga untuk kendaraan yang mengarah ke Simpang Gadog (turun).

"Selanjutnya, mulai pukul 20.00 - 03.00 WIB pengaturan lalu lintas kembali normal menjadi dua lajur untuk dua arah," tukas Bambang Prihartono.

Adapun keterangan dari Ade Yasin, Bupati Bogor, diberlakukannya sistem 2-1 adalah bagian dari program "Save Puncak", sebagai upaya mengurai kemacetan di Kawasan Puncak Bogor. Di mana salah satu penyebabnya adalah kapasitas jalan dengan volume kendaraan yang melintas tidaklah sebanding.

baca juga

Disimak dari sudut dimensi, Jalur Puncak memiliki panjang sekitar 22,7 km, dan lebar rata-rata 7 m. Ade Yasin mengasumsikan, dengan panjang kendaraan sekitar 5 m, Jalur Puncak paling banyak hanya bisa diisi 8.800 unit kendaraan, dengan kondisi dua lapis lajur.

"Namun kenyataannya di masa liburan, volume kendaraan mobil mencapai 15.000 sampai 19.000 unit di Jalur Puncak," tandas Ade Yasin.

Untuk itu, Jalur Puncak mesti diselamatkan dari kondisi semakin macet dan menciptakan penumpukan kendaraan berkilometer jauhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Arah, Pemotor di Tangerang Tak Mau Disalahkan dan Sebabkan Kemacetan

Lawan Arah, Pemotor di Tangerang Tak Mau Disalahkan dan Sebabkan Kemacetan

Otomotif | Jum'at, 20 September 2019 | 14:50 WIB

ERP, Salah Satu Alternatif Selain Penerapan Ganjil Genap

ERP, Salah Satu Alternatif Selain Penerapan Ganjil Genap

Otomotif | Jum'at, 06 September 2019 | 20:00 WIB

Pantauan Udara Kemacetan di Los Angeles, Parah Mana Dibanding Jakarta?

Pantauan Udara Kemacetan di Los Angeles, Parah Mana Dibanding Jakarta?

Otomotif | Sabtu, 27 Juli 2019 | 12:48 WIB

Terkini

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 18:50 WIB

Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen

Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 16:35 WIB

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:22 WIB

6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh

6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB

Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta

Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 12:32 WIB

Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km

Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant

Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 10:30 WIB

Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'

Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 08:04 WIB

Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan

Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:57 WIB