Dorong Percepatan KBL, Menteri dan Kepolisian Bisa Ambil Bagian

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Senin, 14 Oktober 2019 | 19:00 WIB
Dorong Percepatan KBL, Menteri dan Kepolisian Bisa Ambil Bagian
Sebuah mobil listrik di Chongqing, China tengah mengisi ulang baterai [Shutterstock].

Suara.com - Menuju transportasi masa depan, Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL menjadi tumpuan. Dengan alasan non-emisi, menggunakan energi terbarukan atau renewable, dan terpenting bagi negara adalah mengurangi impor Bahan Bakar Minyak Bumi atau BBM.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebutkan bahwa yang bisa mendorong percepatan kendaraan listrik atau KBL adalah Kepolisian dan Menteri Perhubungan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) didampingi pembalap Sean Gelael (kiri) berada dalam mobil listrik ketika mengikuti konvoi melintas di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Jumat (20/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) didampingi pembalap Sean Gelael (kiri) berada dalam mobil listrik ketika mengikuti konvoi melintas di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Jumat (20/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Cara ini, bisa dipetik dari China, dalam mendorong warganya untuk menggunakan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL), atau mobil listrik, alias terelektrifikasi.

"Di Beijing, pemerintah mengaturnya gampang. Yang bisa mendorong mobil listrik adalah Polisi dan Menteri Perhubungan," papar Ignasius Jonan dalam sebuah diskusi di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Menurut Menteri ESDM, Pemerintah China menetapkan peraturan bahwa anggota masyarakat yang membeli KBL atau mobil listrik bisa langsung mendapatkan pelat nomor.

Namun sebaliknya, masyarakat yang membeli kendaraan dengan mesin konvensional atau mengandalkan BBM harus mengikuti lelang untuk mendapatkan pelat nomor.

Harapannya, cara yang digunakan China bisa diterapkan di Tanah Air dalam rangka semakin mempercepat penggunaan KBL.

"Di Beijing, setiap enam bulan sekali diberikan kesempatan lelang pelat nomor. Bisa membeli mobil namun tidak memiliki pelat nomor. Karena diundi ada kuotanya, kecuali pembelian mobil listrik, beli langsung dapat. Mungkin Polisi bisa menerapkan langkah seperti itu," tandas Menteri ESDM Ignasius Jonan.



baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Harga KBL, Begini Pendapat Daihatsu

Soal Harga KBL, Begini Pendapat Daihatsu

Otomotif | Senin, 14 Oktober 2019 | 16:50 WIB

Test Drive Toyota Hybrid: Siapa Bilang Mobil Listrik Tak Bertenaga?

Test Drive Toyota Hybrid: Siapa Bilang Mobil Listrik Tak Bertenaga?

Otomotif | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:28 WIB

Badai Topan Hagibis Jepang, KBL Berpotensi Berikan Bantuan

Badai Topan Hagibis Jepang, KBL Berpotensi Berikan Bantuan

Otomotif | Senin, 14 Oktober 2019 | 10:41 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×