Badai Topan Hagibis Jepang, KBL Berpotensi Berikan Bantuan

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 14 Oktober 2019 | 10:41 WIB
Badai Topan Hagibis Jepang, KBL Berpotensi Berikan Bantuan
Warga Jepang membersihkan tumpukan lumpur akibat terjangan topan Hagibis pada Minggu (13/10/2019) [AFP].

Suara.com - Badai Topan Hagibis Jepang melanda dataran rendah Negeri Sakura bagian tengah dan timur pada Sabtu (12/10/2019) sekitar pukul 19.00 waktu setempat (GMT +9). Bencana alam ini menelan korban meninggal dunia paling tidak 26 orang, 175 mengalami luka, serta 18 hilang, demikian dilaporkan oleh NHK.

Sementara dari Evening Standard, disebutkan bahwa pemerintah Jepang menyatakan sekitar 425 ribu rumah di negara itu mengalami putusnya aliran listrik, dan paling tidak ada 14 ribu rumah tidak mendapatkan pasokan air.

Sejumlah perfektur atau wilayah di Jepang dilanda banjir usai diterjang topan Hagibis pada Minggu (13/10/2019). (AFP)
Sejumlah perfektur atau wilayah di Jepang dilanda banjir usai diterjang topan Hagibis pada Minggu (13/10/2019) [AFP].

Dalam bencana amuk badai yang disebut sebagai Topan Nomor 19 atau "Hagibis" (diartikan sebagai "speed"), dataran rendah di bagian tengah dan timur Jepang mengalami kerusakan paling parah. Aliran listrik terputus mencapai hampir setengah juta rumah. Dan pihak berwenang memperingatkan adanya risiko tanah longsor, serta banjir dari aliran-aliran sungai.

Perdana Menteri Shinzo Abe mengadakan pertemuan darurat dan mengirim menteri yang bertanggung jawab atas manajemen bencana ke berbagai daerah terdampak.

"Saya menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang meninggal, serta menyampaikan simpati bagi semua yang terdampak Topan Nomor 19," demikian pernyataan Shinzo Abe sebagaimana dikutip dari Evening Standard.

"Sehubungan pemadaman listrik, ketiadaan air, dan penangguhan layanan transportasi, kami bermaksud untuk melakukan upaya terbaik bagi pemulihan paling awal. Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap tanah longsor dan bahaya lainnya," imbuh Perdana Menteri Jepang.

Dalam kondisi darurat seperti ini, peran manufaktur otomotif Negeri Matahari Terbit pantang diragukan. Sebagaimana percakapan Suara.com dengan pimpinan Nissan Motor Indonesia beberapa saat lalu, pabrikan mobil di sana berkomitmen soal tanggap darurat.

Di antaranya adalah pihak Nissan Corporation sendiri, lewat penyerahan mobil bertenaga listrik atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) yang bisa dijadikan sumber energi dalam kondisi bencana alam.

Pengisian ulang baterai atau recharging process Nissan LEAF [Suara.com/ukirsari].
Pengisian ulang baterai atau recharging process Nissan LEAF. Baterai ini bisa menjadi sumber listrik dalam kondisi darurat dan sanggup bertahan empat hari dalam kondisi penuh [Suara.com/ukirsari].

Nissan e-NV200 dan Nissan LEAF (Leading, Environmentally friendly, Affordable, Family) adalah dua produk lansiran Nissan yang bisa digunakan dalam kondisi darurat saat terjadi bencana alam.

baca juga

"Dalam kondisi baterai penuh, Nissan LEAF bisa memasok listrik kebutuhan keluarga selama empat hari," papar Isao Sekiguchi, President Director PT Nissan Motor Indonesia saat test drive di Balai Kartini, Jakarta.

"Bisa kami tengok kembali pengalaman dalam negeri saat terjadi bencana alam tsunami. Karena Nissan LEAF bebas dari emisi gas beracun atau tanpa karbon monoksida, ia bisa diparkir di dalam shelter, bersama para pengungsi. Kemudian dengan kondisi tanpa listrik, karena terjadi kerusakan infrastruktur, baterai kendaraan inilah yang menjadi sumber daya selama berhari-hari," jelas Sekiguchi-san.

Dalam kondisi pasca dilanda badai Topan Hagibis Jepang, semoga banyak KBL buatan Negeri Sakura sendiri mampu memberikan pasokan listrik sampai bantuan datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dahsyatnya Topan Hagibis yang Tewaskan 23 Orang di Jepang

Dahsyatnya Topan Hagibis yang Tewaskan 23 Orang di Jepang

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 07:57 WIB

Bagaimanakah Nasib Mobil Hybrid Bekas Nantinya?

Bagaimanakah Nasib Mobil Hybrid Bekas Nantinya?

Otomotif | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 15:00 WIB

Kenalkan Inovasi Listrik, PLN Bakal Gelar Friday Innovation Night

Kenalkan Inovasi Listrik, PLN Bakal Gelar Friday Innovation Night

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:48 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×