Nekat Terjang Jalur Beton Basah, Aksi Pemotor Ini Bikin Geregetan

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Nekat Terjang Jalur Beton Basah, Aksi Pemotor Ini Bikin Geregetan
Motor yang nekat menerjang jalan beton yang masih basah. (Twitter/@akuluka)

Ia hanya terpaku melihat hasil perbuatannya...

Suara.com - Para pekerja konstruksi kerap memang menanggung risiko pekerjaan yang tinggi.

Risiko tersebut bisa berupa kendala teknis yang mengancam jiwa, atau kendala akibat ulah orang nekat seperti yang satu ini.

Viral di media sosial, sebuah insiden motor yang tersangkut di kubangan semen basah.

Insiden tersebut kabarnya terjadi lantaran pengendara motor yang nekat menerobos blokade jalan yang telah di pasang.

Akibatnya, motor yang ia kendarai tertancap di tengah jalanan beton yang masih basah, membuat banyak orang menjadi kerepotan.

Motor yang nekat menerjang jalan beton yang masih basah. (Twitter/@akuluka)
Motor yang nekat menerjang jalan beton yang masih basah. (Twitter/@akuluka)

"Biar sekalian jadi monumen buat orang Ngeyelan (susah dikasih tahu), dari jauh udah dipalang bambu masih aja nekad, diteriaki malah ngebut." tulis pengguna Twitter dengan akun bernama @akuluka.

Kabarnya insiden tersebut terjadi di daerah Ponorogo, Jawa Timur.

Jengkel dengan aksi pemotor tersebut, para pekerja konstruksi mengacuhkan insiden tersebut, lebih memilih untuk makan siang.

Motor yang nekat menerjang jalan beton yang masih basah. (Twitter/@akuluka)
Motor yang nekat menerjang jalan beton yang masih basah. (Twitter/@akuluka)

Pemotor ini pun baru mendapat uluran tangan plus omelan pedas dari para pekerja setelah mereka selesai makan siang.

Insiden ini kontan menuai beragam respons 'gemas' di kalangan warganet. Berikut beberapa komentar di antaranya.

"Di diemin sampe besok biar kapok, besoknya suruh ngecor sendiri." ujar @nichologi.

"Kenapa nggak sekalian mbaknya aja yang disemen?" tulis @ifaaaaay.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS