alexametrics

Chevrolet Gugur, Ini 4 Pabrikan Mobil Lain yang Gulung Tikar di Indonesia

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Chevrolet Gugur, Ini 4 Pabrikan Mobil Lain yang Gulung Tikar di Indonesia
Markas General Motors di Detroit. [shutterstock]

Selain Chevrolet (General Motors), inilah 4 merek mobil lain yang berhenti jualan di Indonesia.

Suara.com - Agen Pemegang Merek (APM) Chevrolet di Indonesia yaitu PT General Motors Indonesia (GMI) resmi hengkang dari Indonesia karena alasan bisnis. Selain Chevrolet, inilah 4 pabrikan mobil lain yang juga gulung tikar dari industri di Indonesia.

Alasan Chevrolet cabut dari Indonesia, sebetulnya hanya karena alasan bisnis, yaitu sulit menjual produknya di Indonesia.

Lebih detail, Putu Juli Ardika, selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin menjelaskan kalau segmen pasar Chevrolet di Indonesia sangat kecil.

Selain Chevrolet, ada juga beberapa pabrikan mobil besar lainnya yang gagal mempertahankan eksistensi di Indonesia. Siapa saja?

Baca Juga: Fairuz A Rafiq Dapat Kejutan Mobil Mewah dari Suami, Ini Mereknya

1. Ford

Ford Edge ST 2019 tampilan dalam gelaran Canadian International Auto Show, 2019. Menggendong mesin EcoBoost 2.7 L bertenaga 335 daya kuda dan transmisi 8-percepatan otomatis, AWD. Sebagai ilustrasi Ford Edge terkini [Shutterstock].
Ford Edge ST 2019 tampilan dalam gelaran Canadian International Auto Show, 2019. Menggendong mesin EcoBoost 2.7 L bertenaga 335 daya kuda dan transmisi 8-percepatan otomatis, AWD. Sebagai ilustrasi Ford Edge terkini [Shutterstock].

Pertama, ada kompatriot Chevrolet yaitu Ford. Sama-sama pabrikan mobil asal Amerika Serikat, Ford lebih dulu gulung tikar dari industri otomotif di Indonesia.

PT Ford Motor Indonesia resmi hengkang dari tanah air pada tahun 2016, karena dua faktor yaitu minimnya angka penjualan dan tidak adanya pabrik perakitan di Indonesia.

2. Proton

Proton X70 dalam Malaysia International Motor Show 2018 [Shutterstock]
Proton X70 dalam Malaysia International Motor Show 2018 [Shutterstock]

Selanjutnya adalah produsen mobil dari negara tetangga, Malaysia, Proton.

Baca Juga: Pengusaha Rental Mobil Gagalkan Pengedaran Mobil Curian, Sindikat Nasional?

Per 2019, Proton memutuskan untuk tidak berjualan lagi di Indonesia, padahal produsen mobil itu baru saja menyepakati investasi dengan grup otomotf China, Zheijang Geely Holding Group (ZGH).

Komentar