Array

6 Wacana Seputar Mobil dan Mengemudi saat Cuaca Panas Ekstrem

Jum'at, 01 November 2019 | 12:05 WIB
6 Wacana Seputar Mobil dan Mengemudi saat Cuaca Panas Ekstrem
Mengemudi di bawah terik matahari. Sebuah ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Awal November, sejatinya kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Tanah Air sudah berangsur sejuk, karena memasuki musim penghujan. Namun seperti disebutkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi,  dan Geofisika (BMKG) kondisi panas ekstrem membuat Desember potensial disebut sebagai dimulainya musim hujan.

Saat ini, kondisi langit yang terjadi masihlah minim anasir awan. Posisi Matahari berada tepat di garis Khatulistiwa atau Equator Line, dan keadaan tanpa bentukan kumpulan uap air berjuluk awan itu membuat kita yang bermukim di garis khayal yang membagi Bumi menjadi dua bagian ini merasa lebih kepanasan atau kegerahan.

Bagaimana dengan mobil atau tunggangan kesayangan kita?

Mirip manusia, kendaraan juga perlu senantiasa terhidrasi atau cukup dialiri cairan. Dalam hal ini adalah pelumas yang membuat kinerja mesin senantiasi smooth atau tanpa gangguan. Kondisi cuaca panas ekstrem dari paparan sinar matahari bisa membuat sistem perkabelan mobil kehilangan elastisitas hingga akibatnya retas sampai patah.

Berikut ini adalah wacana yang dikumpulkan dari enam (6) artikel di kanal otomotif Suara.com. Seluruhnya berkait perawatan mobil termasuk sistem pendingin udara dan jenis tunggangan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) saat menghadapi cuaca terik ekstrem. Juga kesiapan pengemudinya. Selamat membaca.

1. Terik Matahari Masih Terjadi, Jaga Mobil Selalu Terhidrasi

Ilustrasi tindakan darurat ganti ban mobil [Shutterstock]
Ilustrasi tindakan darurat ganti ban mobil [Shutterstock]

Temperatur ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Penyebabnya adalah posisi semu matahari di garis Khatulistiwa atau equator line. Sehingga pemanasan oleh sinar matahari menjadi maksimal.

Kondisi ini masih ditambah pergerakan massa udara dari Australia, yang bersifat kering, merujuk kondisi musim panas di Belahan Bumi Selatan (BBS). Akibat massa udara kering serta kondisi panas, pertumbuhan awan pun mengalami kesulitan dan sinar Matahari semakin leluasa menyapa Bumi tanpa terhalang awan.

Baca selengkapnya

Baca Juga: 5 Hits Otomotif Pagi: Bedah Mobil Menhan Prabowo, Tesla Taksi Idaman

2. Ini Risiko Bila Hidupkan AC Saat Suhu Kabin Mobil Masih Panas

Ilustrasi pengharum ruangan mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi pengharum ruangan mobil. [Shutterstock]

Saat memasuki kabin mobil di bawah kondisi cuaca panas atau terik, reaksi pertama para pengguna adalah segera menyalakan pendingin atau air conditioning alias AC. Ternyata, hal ini tidaklah disarankan.

Mengutip laman Auto2000, langsung menyalakan AC saat suhu kabin dalam kondisi masih panas ternyata bisa menimbulkan reaksi kimia yang berbahaya.

Baca selengkapnya

3. Cuaca Panas, Apakah KBL atau Mobil Listrik Aman dari Overheating?

Indikator spesifik Toyota Prius Hybrid dengan informasi mode operasional: murni listrik, perpaduan listrik dan bensin, serta murni bensin [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Indikator spesifik Toyota Prius Hybrid dengan informasi mode operasional: murni listrik, perpaduan listrik dan bensin, serta murni bensin [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suhu udara yang cukup panas dalam beberapa bulan terakhir sehubungan posisi semu Matahari dan angin kering dari benua Australia, berpotensi memicu kendaraan overheating.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI