Mau Usir Nyamuk dalam Kabin Mobil dengan Semprotan Nyamuk, Baca Ini Dulu

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 09 November 2019 | 16:00 WIB
Mau Usir Nyamuk dalam Kabin Mobil dengan Semprotan Nyamuk, Baca Ini Dulu
Ilustrasi seorang perempuan berada di kabin mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Tidak jarang kabin mobil yang ditinggal cukup lama menjadi tempat berkumpulnya nyamuk dan hewan sejenisnya. Keberadaan nyamuk pastinya tidak hanya mengganggu tapi juga berisiko menyebarkan penyakit berbahaya.

Untuk mengusirnya, tindakan yang pertama kali terlintas adalah menyemprotkan semprotan anti nyamuk ke dalam kabin mobil. Langkah ini memang efektif, tapi ternyata berisiko mendatangkan gangguan kesehatan lain.

Mengutip laman resmi Suzuki Indonesia, obat nyamuk semprot memiliki kandungan kimia yang tinggi dan hal ini sangat tidak sehat untuk kesehatan. Obat nyamuk semprot mengandung sejumlah zat kimia aktif yang berisiko terhirup langsung atau mengendap di lapisan interior mobil.

Setidaknya ada 4 zat aktif berbahaya yang terkandung dalam obat nyamuk yaitu, Transfluthrin, Diethyltoluamid (DEET), Propoxur, dan Dichlorovinyl Dimethyl Phospate (DDVP).

Lalu bagaimana solusi mengusir nyamuk yang berada di dalam kabin. Untuk mencegahnya, selalu pastikan jendala mobil tertutup rapat, sehingga akses nyamuk untuk masuk ke kabin menjadi lebih kecil.

Jangan lupa juga untuk terus menjaga kebersihan mobil setiap hari. Membersihkan semua kotoran, termasuk sisa makanan dari mobil merupakan langkah penting yang bisa dilakukan untuk menjaga kabin mobil jauh dari nyamuk.

Ilustrasi seorang lelaki membersihkan mobil dengan vacum. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki membersihkan mobil dengan vacum. [Shutterstock]

Sedangkan untuk mengusir nyamuk, solusi yang lebih baik dari memakai obat nyamuk sempot adalah dengan menggunakan sistem fogging khusus mobil yang saat ini sudah disediakan oleh banyak layanan salon mobil.

Tidak hanya nyamuk, dengan memakai fogging khusus mobil ini, semua serangga dan kuman lain yang hidup di dalam kabin mobil akan mati. Fogging berfungsi untuk membunuh nyamuk dan bakteri kuman di kabin mobil sehingga pemilik mendapat dua keuntungan, bebas nyamuk dan menjaga kesehatan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei: Desain Jadi Masalah Umum Soal Kualitas Mobil Baru

Hasil Survei: Desain Jadi Masalah Umum Soal Kualitas Mobil Baru

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Mobil Tak Ada Sensor Pintu? Manfaatkan Lampu Kabin, Begini Caranya

Mobil Tak Ada Sensor Pintu? Manfaatkan Lampu Kabin, Begini Caranya

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:49 WIB

Resmi Diperkenalkan, Renault Masih Bungkam Masalah Harga Triber

Resmi Diperkenalkan, Renault Masih Bungkam Masalah Harga Triber

Otomotif | Sabtu, 13 Juli 2019 | 13:15 WIB

Yuk, Simak Kinerja Kamera Tembus Kabin untuk Operasional ETLE

Yuk, Simak Kinerja Kamera Tembus Kabin untuk Operasional ETLE

Otomotif | Selasa, 09 Juli 2019 | 17:00 WIB

Waduh, Aroma Kabin Mobil Baru Ternyata Picu Penyakit!

Waduh, Aroma Kabin Mobil Baru Ternyata Picu Penyakit!

Otomotif | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:00 WIB

Mual Bermobil Jarak Jauh? Kondisi Udara Kabin Bisa Jadi Penyebabnya

Mual Bermobil Jarak Jauh? Kondisi Udara Kabin Bisa Jadi Penyebabnya

Otomotif | Senin, 20 Mei 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

×