Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 13 Januari 2020 | 13:00 WIB
Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir
Tumpulan mobil terbawa banjir di Jatiasih, Bekasi. Sebagai ilustrasi mobil terendam [ANTARA Foto].

Suara.com - Mobil bekas terendam banjir memang sulit terdeteksi dari pandangan mata. Untuk itu, sebelum memutuskan membeli mobil bekas atau mobkas, calon pembeli harus jeli dalam mempelajari kendaraan incarannya.

Jadi, bagaimana cara menyiasati agar tidak tertipu pedagang nakal yang menjual mobil bekas banjir?

Mobil terendam banjir. (Facebook/Wibu Bau Oli)
Mobil terendam banjir. Sebagai ilustrasi (Facebook/Wibu Bau Oli)

Mengutip mobil88, ada beberapa cara untuk mendeteksi mobil bekas terendam banjir. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Mencium bau mobil. Ini adalah cara tercepat untuk mengetahui apakah mobil bekas terendam banjir atau tidak. Calon pembeli bisa mencium dan mengendus bau di bagian interiornya. Masuklah ke dalam mobil, tutup semua pintu dan jendela, duduk dalam waktu yang cukup lama. Apabila tercium bau tak sedap seperti lembap, kemungkinan mobil itu pernah terendam banjir.
    Bau tak sedap ini bisa membantu mengidentifikasi mobil bekas terendam banjir.
  2. Cek bagian interior dan eksterior mobil. Sembari mengendus bau mobil, periksa bagian interior dengan memegang beberapa bagian. Lakukan inspeksi ke karpet mobil dan bagian bawah untuk mengecek kelembapannya. Cek warna karpet dan bandingkan dengan yang terpasang di langit-langit mobil. Cek juga kemungkinan karat di beberapa bagian. Mobil terendam air dalam waktu lama, akan membuatnya karatan akibat bekas lembap jamur yang mengendap lama. Demikian juga dengan bagian eksteriornya. Bagian luar mobil bisa jadi sudah karatan. Biasanya karat ada di bagian pojok-pojok mobil. Gunakan bantuan kaca untuk mengecek bagian bawah mobil yang tak kasat mata. Selain karat cek bagian lampu-lampu. Biasanya, mobil bekas banjir bagian lampu-lampunya kerap terlihat bekas uap air yang menjadi seperti embun dan menempel pada kaca dalam rumah lampu.
  3. Cek oli mesin. Oli mesin dapat mengindikasikan kalau mobil pernah terendam banjir. Hal itu terlihat dari perubahan warna dan juga kekentalan oli mesin.
    Oli yang bercampur air warnanya akan berubah. Oli mungkin warnanya pucat padahal seharusnya gelap. Tak hanya itu, oli juga akan terasa lebih lengket.
  4.  Test drive. Jangan lupa untuk melakukan test drive sesaat sebelum membeli mobil. Ini untuk memastikan bahwa kondisi perangkat elektronik pada mobil masih bekerja dengan baik. Perhatikan baik-baik sesaat setelah menyalakan mobil. Adakah suara aneh yang dikeluarkan mobil. Jalankan mobil dalam kondisi radio menyala dan mati untuk memastikan tidak ada bunyi-bunyi aneh yang keluar.
  5. Cek asal mobil. Calon pembeli harus kritis saat membeli mobil bekas atau mobkas. Salah satunya mempertanyakan dari mana asal mobil. Sebab bisa saja mobil dimiliki oleh seseorang dari wilayah yang lokasinya rawan banjir. Maka dari itu cek dengan melihat Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau STNK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Federal Tawarkan Paket Ganti Oli Rp 10 Ribu Bagi Motor Terdampak Banjir

Federal Tawarkan Paket Ganti Oli Rp 10 Ribu Bagi Motor Terdampak Banjir

Otomotif | Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:00 WIB

Bagi Konsumen Terdampak Banjir, Mitsubishi Siapkan Towing Gratis

Bagi Konsumen Terdampak Banjir, Mitsubishi Siapkan Towing Gratis

Otomotif | Jum'at, 10 Januari 2020 | 11:09 WIB

Cegah Kerugian Lebih Besar, Ini Tips Tangani Mobil Terkena Banjir

Cegah Kerugian Lebih Besar, Ini Tips Tangani Mobil Terkena Banjir

Otomotif | Kamis, 09 Januari 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?

Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat

Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun

Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:02 WIB

PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan

PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan

DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam

Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya

Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×