Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir
Tumpulan mobil terbawa banjir di Jatiasih, Bekasi. Sebagai ilustrasi mobil terendam [ANTARA Foto].

Ingin beli mobil bekas atau mobkas, cermati dahulu riwayatnya: pernah terendam atau tidak. Begini tipsnya.

Suara.com - Mobil bekas terendam banjir memang sulit terdeteksi dari pandangan mata. Untuk itu, sebelum memutuskan membeli mobil bekas atau mobkas, calon pembeli harus jeli dalam mempelajari kendaraan incarannya.

Jadi, bagaimana cara menyiasati agar tidak tertipu pedagang nakal yang menjual mobil bekas banjir?

Mobil terendam banjir. (Facebook/Wibu Bau Oli)
Mobil terendam banjir. Sebagai ilustrasi (Facebook/Wibu Bau Oli)

Mengutip mobil88, ada beberapa cara untuk mendeteksi mobil bekas terendam banjir. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Mencium bau mobil. Ini adalah cara tercepat untuk mengetahui apakah mobil bekas terendam banjir atau tidak. Calon pembeli bisa mencium dan mengendus bau di bagian interiornya. Masuklah ke dalam mobil, tutup semua pintu dan jendela, duduk dalam waktu yang cukup lama. Apabila tercium bau tak sedap seperti lembap, kemungkinan mobil itu pernah terendam banjir.
    Bau tak sedap ini bisa membantu mengidentifikasi mobil bekas terendam banjir.
  2. Cek bagian interior dan eksterior mobil. Sembari mengendus bau mobil, periksa bagian interior dengan memegang beberapa bagian. Lakukan inspeksi ke karpet mobil dan bagian bawah untuk mengecek kelembapannya. Cek warna karpet dan bandingkan dengan yang terpasang di langit-langit mobil. Cek juga kemungkinan karat di beberapa bagian. Mobil terendam air dalam waktu lama, akan membuatnya karatan akibat bekas lembap jamur yang mengendap lama. Demikian juga dengan bagian eksteriornya. Bagian luar mobil bisa jadi sudah karatan. Biasanya karat ada di bagian pojok-pojok mobil. Gunakan bantuan kaca untuk mengecek bagian bawah mobil yang tak kasat mata. Selain karat cek bagian lampu-lampu. Biasanya, mobil bekas banjir bagian lampu-lampunya kerap terlihat bekas uap air yang menjadi seperti embun dan menempel pada kaca dalam rumah lampu.
  3. Cek oli mesin. Oli mesin dapat mengindikasikan kalau mobil pernah terendam banjir. Hal itu terlihat dari perubahan warna dan juga kekentalan oli mesin.
    Oli yang bercampur air warnanya akan berubah. Oli mungkin warnanya pucat padahal seharusnya gelap. Tak hanya itu, oli juga akan terasa lebih lengket.
  4.  Test drive. Jangan lupa untuk melakukan test drive sesaat sebelum membeli mobil. Ini untuk memastikan bahwa kondisi perangkat elektronik pada mobil masih bekerja dengan baik. Perhatikan baik-baik sesaat setelah menyalakan mobil. Adakah suara aneh yang dikeluarkan mobil. Jalankan mobil dalam kondisi radio menyala dan mati untuk memastikan tidak ada bunyi-bunyi aneh yang keluar.
  5. Cek asal mobil. Calon pembeli harus kritis saat membeli mobil bekas atau mobkas. Salah satunya mempertanyakan dari mana asal mobil. Sebab bisa saja mobil dimiliki oleh seseorang dari wilayah yang lokasinya rawan banjir. Maka dari itu cek dengan melihat Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau STNK.

Baca Juga: Obituari Neil Peart: Ghost Rider Itu Telah Berpulang

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS