Wabah Coronavirus, Perusahaan Otomotif Satu Ini Paling Terdampak

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 06 Februari 2020 | 10:00 WIB
Wabah Coronavirus, Perusahaan Otomotif Satu Ini Paling Terdampak
Ilustrasi komponen mobil. [Shutterstock].

Suara.com - Novel Coronavirus atau 2019-nCoV telah menimbulkan berbagai dampak negatif. Setelah sektor kesehatan masyarakat, berikutnya adalah transportasi udara, ekonomi termasuk pariwisata, hingga bidang otomotif. Khususnya soal menurunnya daya serap pasar serta terputusnya rantai pasokan komponen.

Dikutip dari Autonews, berdasar survei oleh Standard & Poors, Volkswagen Group adalah perusahaan otomotif paling terdampak wabah Wuhan Coronavirus.

Disebutkan bahwa perusahaan itu memproduksi dan menjual hampir 40 persen mobilnya di China, dan meskipun pabrik utamanya berada di luar Provinsi Hubei--sumber virus berasal, tepatnya dari Kota Wuhan--kemungkinan pabriknya akan ditutup dalam jangka waktu lama. Risiko kerugian diperkirakan mencapai 3,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dalam bentuk dividen yang dibayarkan oleh perusahaan patungan Volkswagen China kepada perusahaan induk di Jerman, demikian dianalisa oleh Standard & Poor yang dikomandoi Vittoria Ferraris.

Kemudian ranking perusahaan otomotif terdampak Wuhan Coronavirus berikutnya adalah Nissan, karena berisiko terpapar virus, sementara kinerja pabrik dalam hal produksi tidaklah banyak. Kondisi ini disusul Honda, dengan basis pabrik di Kota Wuhan untuk tujuan pasar China. Produksinya sendiri mencapai 30 persen dari keseluruhan produk buatan Honda global.

Adapun rantai pasokan komponen otomotif juga rawan terputus, seperti disebutkan oleh Robert Bosch, pemilik perusahaan pemasok komponen global terbesar di dunia.

Ilustrasi komponen mobil (Shutterstock).
Ilustrasi komponen mobil (Shutterstock).

"Sampai saat ini kami masih terus menunggu kondisi membaik sehingga bisa meneruskan produksi," ungkap Robert Bosch sebagaimana dikutip dari  Autonews.

Sedangkan Valeo, pemasok komponen asal Prancis menyatakan akan memperpanjang penutupan pabriknya yang berada di tiga lokasi di Wuhan, setidaknya hingga 13 Februari 2020. Total pegawainya di kota sumber Coronavirus itu mencapai 1.900 orang.

Sementara produsen rem premium Italia, Brembo, seperti dipaparkan oleh pimpinannya, Alberto Bombassei, mereka tengah menutup pabriknya berlokasi di Nanjing, China. Diharapkan pada 10 Februari 2020 sudah dibuka kembali.

Kondisi terkini, Hyundai menangguhkan produksinya di Korea Selatan karena kekurangan suku cadang kawat harness yang diproduksi oleh pemasok di China.

baca juga

Lantas Tesla juga menyatakan bahwa mereka menutup sementara pabriknya di Shanghai, China terkait wabah Coronavirus. Padahal mereka tengah ngebut menyelesaikan pemesanan sedan Tesla Model 3. Dikhawatirkan, kondisi ini memberikan dampak terhadap profitabilitas kuartal Maret 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Coronavirus, Pemasok Komponen Mobil Terbesar Dunia Sebutkan Ini

Wabah Coronavirus, Pemasok Komponen Mobil Terbesar Dunia Sebutkan Ini

Otomotif | Senin, 03 Februari 2020 | 11:38 WIB

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:00 WIB

Seru, Bos Volkswagen Optimis Mampu Imbangi Tesla Soal KBL

Seru, Bos Volkswagen Optimis Mampu Imbangi Tesla Soal KBL

Otomotif | Senin, 27 Januari 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×