alexametrics

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

RR Ukirsari Manggalani
Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global
Suasana dalam gelaran Paris Motor Show 2018 yang berlangsung di hari pembukaan. Sebagai ilustrasi pentas otomotif global [AFP/Eric Piermont].

Wabah Wuhan Coronavirus tak pelak ikut memberikan dampak negatif bagi pasar otomotif dunia. Berikut kumpulan tautan dan tips membersihkan tunggangan.

Suara.com - Serangan Wuhan Coronavirus atau 2019-nCoV tak pelak mengacaukan kesehatan dunia serta berbagai sendi kehidupan lainnya. Termasuk sektor ekonomi dan transportasi. Lebih detail lagi, pasar otomotif dunia terkena imbasnya.

China sebagai pasar otomotif nomor satu, utamanya sektor Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) telah menghentikan produksinya sejak lockdown atau karantina atas Kota Wuhan serta kawasan sekelilingnya diberlakukan. Yaitu menjelang Hari Raya Imlek atau Sinchia (25/1/2020).

Kini, imbauan pemerintah China untuk menutup pabrik otomotif juga diberlakukan di kota yang berlokasi cukup jauh dari Wuhan, seperti Shanghai.

Namun, di antara kekhawatiran akan ancaman virus mematikan ini, ada baiknya tetap berpikir positif serta melakukan preparasi berkait kesehatan. Mobil sebagai wahana transportasi perlu dibersihkan secara berkala, agar sirkulasi udaranya tetap bersih.

Baca Juga: Gaya Otomotif The Royals: Koleksi Satu Warna, Konversi Tenaga Listrik

Berikut adalah berbagai tautan berkait Wuhan Coronavirus yang ditampilkan di kanal otomotif Suara.com. Selamat membaca.

1. Coronavirus Merebak, Ayo Lakukan Tindak Preventif pada Mobil

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China [Shutterstock].
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China [Shutterstock].

Menjelang Hari Raya Imlek, Sin-chia, atau Chinese New Year (CNY) 2020, dunia dikejutkan oleh tamu tidak diundang. Yaitu datangnya Novel Corona Virus (nCoV), Coronavirus, alias virus Wuhan--karena disebutkan berasal dari salah satu kota di Negeri Tirai Bambu serta meminta korban jiwa pertama di kota itu.

Pengamatan dari Suara.com yang tengah berada di Singapura, saat itu (24/1/2020) dinyatakan telah ada satu korban dari China dan tengah dirawat secara intensif di Negara Singa. Menyusul dua lagi ditemukan di Vietnam. Persiapan yang dilakukan warga setempat adalah mengenakan masker serta berjaga diri secara mandiri, dan terus memantau perkembangan dan arahan dari kementerian kesehatan.

Baca selengkapnya

Baca Juga: 5 Hits Otomotif Pagi: Fernando Alonso Reli Dakar, Tips Motoran Hujan

2. Upaya Bantu Konsumennya saat Wabah Coronavirus, Tesla Lakukan ini

Komentar