Dampak COVID-19, Penggemar Sport Otomotif F1 Mesti Bersabar

Jum'at, 14 Februari 2020 | 14:00 WIB
Dampak COVID-19, Penggemar Sport Otomotif F1 Mesti Bersabar
Para driver F1, Class of 2018: (dari kiri ke kanan) Sebastian Vettel, Kimi Raikkonen, Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, Max Verstappen, Daniel Ricciardo. Tengah: Nico Hulkenberg, Carlos Sainz, M Stoffel Vandoorne, Fernando Alonso, Sergio Perez, Esteban Ocon, Pierre Gasly, Brendon Hartley. Paling belakang: Romain Grosjean, Kevin Magnussen, Sergey Sirotkin, Lance Stroll, Marcus Ericsson dan Charles Leclerc [AFP/Giuseppe Cacace].

Suara.com - Bagi para penggemar sport otomotif single seater, utamanya balap jet darat alias Formula One (F1), rasanya mesti bersabar untuk bisa menonton para jagoannya yang bakal berlaga tahun ini. Pasalnya, wabah Wuhan Coronavirus atau kini dikenal dengan nama resmi COVID-19 telah berhasil mengacaukan jadwal pertandingan.

Beberapa saat lalu, rencana gelaran F1 Grand Prix (GP) China yang berlangsung di Shanghai dinyatakan batal. Kini, giliran Vietnam menunggu traffic light, apakah akan mendapat lampu hijau atau malah diganjal lampu merah. Artinya, acara bakal dilanjutkan atau sama sekali tidak dilangsungkan. Sedihnya, 2020 sejatinya menjadi tahun perdana bagi Negara Paman Ho dalam menggelar balap jet darat.

Para driver jet darat mengawali start di F1 GP China 2019, di Sirkuit Shanghai (14/4/2019) [AFP/Greg Baker].
Para driver jet darat mengawali start di F1 GP China 2019, di Sirkuit Shanghai (14/4/2019) [AFP/Greg Baker].

Dikutip dari kantor berita Antara, tim-tim F1 saat ini terus mencermati serius tentang perkembangan situasi kesehatan di Vietnam. Utamanya setelah GP F1 China 2020 ditunda akibat wabah Coronavirus, demikian disebutkan oleh Zak Brown, bos McLaren, yang tertuang dalam berita Reuters, Jumat (14/2/2020).

Hal yang menjadi pertimbangan dari rencana kejuaraan di sirkuit jalan raya Hanoi, Vietnam bagian utara ini adalah posisi negara dengan perbatasan China.

"Vietnam belum ditingkatkan statusnya sebagai masalah potensial. Namun sudah jelas posisinya sangat dekat (ke China), sehingga kami akan memonitor situasi," papar lelaki berkebangsaan Amerika Serikat itu saat peluncuran jet darat terbaru tim McLaren untuk musim balap 2020.

Di sisi lain, sehari sebelumnya (13/2/2020) dua pejabat di Vietnam menyatakan kepada Reuters bahwa negeri itu telah melakukan karantina atas 10 ribu warga dekat Hanoi selama 20 hari karena kekhawatiran terjadi penyebaran COVID-19. Dan di sisi lain, negara ini juga telah mengumumkan darurat kesehatan pada 1 Februari dan melarang semua penerbangan dari dan ke dan dari China.

Sebagai catatan, selain balap F1 GP China 2020 pada 19 April di Shanghai mengalami pembatalan dan F1 GP Vietnam di Hanoi menjadi pertimbangan, balap single seater Formula E atau mobil listrik di Sanya, Pulau Hainan, China, juga telah dibatalkan.

Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Recall Tesla Model X, Alfa Romeo 4C Mesin Yamaha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI