Array

Evakuasi Mobil Banjir, Ini Tips untuk Kemudahan Prosesnya

Selasa, 25 Februari 2020 | 17:00 WIB
Evakuasi Mobil Banjir, Ini Tips untuk Kemudahan Prosesnya
Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) pagi [ANTARA FOTO/Winda Wahyu Fariansih]

Suara.com - Hari ini, Selasa (25/2/2020) kembali Jabodetabek diguncang banjir. Ingatlah bahwa mobil kesayangan bukan ditujukan untuk menerabasnya. Namun bila kondisi terjebak tak terhindarkan dan mesti dilakukan langkah evakuasi, semoga tips berikut membantu.

Langkah pertama bila mobil terjebak banjir adalah mematikan seluruh sistem kelistrikannya. Kemudian menjaga agar tidak terjadi kontak atau starter, sampai ditangani oleh mekanik atau pakar mesin kendaraan.

Warga memanfaatkan jasa derek gendong (towing) untuk membawa mobil ke tempat servis dari Perumahan Kemang Pratama di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). Kawasan ini dilanda banjir setinggi lebih dari 1,5 meter pada hari pertama di tahun 2020 [ANTARA FOTO/Paramayuda/wsj].
Warga memanfaatkan jasa derek gendong (towing) untuk membawa mobil ke tempat servis dari Perumahan Kemang Pratama di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). Kawasan ini dilanda banjir setinggi lebih dari 1,5 meter pada hari pertama di tahun 2020 [ANTARA FOTO/Paramayuda/wsj].

Kemudian, bisa menghubungi penyedia jasa derek atau towing mobil. Perlu dijelaskan kepada mereka, mulai kondisi si mobil sampai lintasan atau keadaan jalan di mana kendaraan ini berada, agar waktu semakin efisien untuk diantarkan ke bengkel.

Berikut adalah tips yang dikutip dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM) untuk mempermudah proses evakuasi mobil kesayangan saat terjadi banjir.

  1. Pastikan jenis transmisi mobil yang dievakuasi, karena antara kendaraan bertransmisi manual dan matik atau otomatis akan mendapatkan perlakuan berbeda. Tipe manual bisa dibawa dengan cara ditarik atau towing. Sedangkan, tipe matik harus digendong untuk menghindari kerusakan karena tidak adanya pelumasan.
  2. Perhatikan komponen kelistrikan seperti ECU, relay, dan junction block. Keringkan seluruh komponen elektrikal untuk menghindari terjadinya arus pendek atau korsleting. Hal ini juga penting bila sewaktu-waktu ingin melakukan starter maka sudah berada dalam kondisi tidak basah. Atau dengan kata lain adalah tindakan preventif.
  3. Untuk menghindarkan masuknya serangga dalam kabin serta menjaga kebersihan, bisa dilakukan pembersihan komponen interior seperti karpet lantai, jok, door trim, langit-langit, saringan udara Air Conditioning (AC), serta bagasi.
  4. Mekanik akan melakukan pembersihan ruang mesin serta perbaikan yang dibutuhkan atas si mobil terdampak banjir.
  5. Perbaikan juga bakal dilakukan atas komponen eksterior seperti dent atau baret pada panel bodi akibat tingginya air yang berdampak pada estetika mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI