Recall Tiga Model Kendaraan Sekaligus, Ini Daftar dari Mitsubishi

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 27 Februari 2020 | 16:10 WIB
Recall Tiga Model Kendaraan Sekaligus, Ini Daftar dari Mitsubishi
Mitsubishi Outlander Sport Active dipamerkan di Jakarta. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) untuk model kendaraan Mitsubishi Lancer EX, Outlander Sport dan Delica untuk melakukan penggantian Engine Auto Tensioner.

Produsen otomotif berlogo tiga berlian ini mencatat ada 1.220 unit yang harus mengikuti perbaikan. Jumlah ini melingkupi 1,217 unit Lancer EX (2008-2010), 2 unit Outlander Sport (2010-2011), serta 1 unit Delica produksi 2010.

Mitsubishi Lancer EX. [Shutterstock]
Mitsubishi Lancer EX. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

"Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di dealer resmi kami, dengan prosedur yang mudah serta kompensasi penggantian part yang terkait tanpa biaya," ujar Eiichiro Hamazaki, Director of Aftersales Division PT MMKSI.

Dalam keterangan resminya, Mitsubishi menjelaskan, desain Engine Auto Tensioner yang kurang sempurna mengakibatkan tekanan atau gaya tahanan geser menjadi tinggi seiring umur pemakaian. Kondisi ini bisa mempengaruhi durabilitas komponen itu. Yaitu berpotensi menyebabkan dudukan Engine Auto Tensioner yang dibautkan ke blok mesin retak saat mesin sedang digunakan dalam kondisi putaran tinggi secara berulang (overload driving).

Dalam kondisi terburuk, masalah ini akan menyebabkan mesin pecah dan drive belt yang berfungsi sebagai penerus putaran mesin untuk menyatukan putaran pompa oli power steering, putaran alternator serta putaran pompa air sirkulasi cairan pendingin radiator terlepas.

Ketika drive belt terlepas, akan berakibat pada lampu engine check yang menyala, oli power steering kehilangan tekanan, performa baterai menurun, dan mesin menjadi overheat.

Namun hingga saat ini belum ada laporan kejadian dari adanya masalah pada Engine Auto Tensioner itu di Indonesia. Dalam mengikuti kampanye ini, konsumen tidak akan dipungut biaya apapun.

Perbaikan dilakukan dengan cara mengganti komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik. Adapun estimasi waktu perbaikan sekitar 1,5 jam. Kampanye ini akan dimulai 28 Februari 2020 di seluruh dealer kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Toyota Recall 6 Model Mobil Mereka, Apa Aja Nih?

Duh, Toyota Recall 6 Model Mobil Mereka, Apa Aja Nih?

Otomotif | Rabu, 26 Februari 2020 | 17:25 WIB

Mobil Berpotensi Terbakar, Kia Recall Ratusan Ribu Sedona dan Sorento

Mobil Berpotensi Terbakar, Kia Recall Ratusan Ribu Sedona dan Sorento

Otomotif | Senin, 24 Februari 2020 | 16:00 WIB

Disebut Recall Tertutup, Ini Komentar PT AHM Soal Honda PCX 150

Disebut Recall Tertutup, Ini Komentar PT AHM Soal Honda PCX 150

Otomotif | Rabu, 19 Februari 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×