Dampak Covid-19, Penjualan Mobil di Tanah Air Turun 22 Persen

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 06 April 2020 | 16:00 WIB
Dampak Covid-19, Penjualan Mobil di Tanah Air Turun 22 Persen
Line up Test drive New Astra Daihatsu Sigra di Cikole, Lembang (10/10/2019) [Dok PT ADM].

Suara.com - Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengakui bila penjualan kendaraan roda empat mengalami penurunan sepanjang Maret 2020 sebagai dampak pandemi Coronavirus disease atau Covid-19 yang melanda Indonesia.

Dijelaskannya, saat ini sistem produksi Daihatsu hanya berjalan satu shift. Dalam satu shift, kurang dari 8 jam produksi dan jam operasional juga selesai lebih cepat satu setengah jam.

New Daihatsu Sirion mengalami penambahan aerokit dan side stone guard baru [Foto: Istimewa].
New Daihatsu Sirion mengalami penambahan aerokit dan side stone guard baru. Sebagai ilustrasi porduk anyar PT Astra Daihatsu Motor [Foto: Istimewa].

"Jadi kami turun luar biasa banyak, biasanya sebulan 40.000 - 50.00-an sekarang bisa bayangkan pasar Daihatsu turun 20 persen," papar Amelia Tjandra saat bincang virtual dengan awak media, Senin (6/4/2020).

Secara umum, tambahnya, pasar mobil di Maret 2020 secara umum turun 22 persen. Daihatsu sendiri mengalami penurunan sebesar 20 persen, kondisi ini masih cukup bagus.

Pasalnya kalau berkaca dari negara lain, seperti di Eropa sepanjang bulan Maret penurunan bisa sampai 80 persen.

"Kami lihat April pasar akan turun lebih dalam karena banyak sekali Samsat tutup. Jadi tidak bisa registrasi untuk mendapatkan STNK," kata Amelia Tjandra.

Seperti diketahui, sebagai upaya medukung kebijakan pemerintah untuk melakukan physical distancing, Daihatsu tidak lagi melakukan aktivitas produksi secara penuh. Sistem satu shift lebih menjadi pilihan ketimbang menghentikan sementara aktivitas pabrik selama dua pekan penuh.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daihatsu Mobile Service Siap Layani Konsumen di Rumah

Daihatsu Mobile Service Siap Layani Konsumen di Rumah

Otomotif | Senin, 06 April 2020 | 15:09 WIB

Preventif Corona, Pencabutan Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang

Preventif Corona, Pencabutan Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang

Otomotif | Senin, 06 April 2020 | 09:21 WIB

Servis Ringan Mobil Wuling Sekarang Bisa Hadir di Rumah

Servis Ringan Mobil Wuling Sekarang Bisa Hadir di Rumah

Otomotif | Jum'at, 03 April 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×