Daihatsu Tunda Peluncuran Beberapa Produk Baru Akibat Covid-19

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 07 April 2020 | 18:20 WIB
Daihatsu Tunda Peluncuran Beberapa Produk Baru Akibat Covid-19
Suasana di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Sebagai ilustrasi pasar otomotif nasional [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menunda peluncuran produk baru untuk sementara waktu, yang terpaksa dilakukan mengingat belum meredanya situasi wabah global Coronavirus Disease atau Covid-19 di Indonesia.

"Kalau yang kemarin (peluncuran New Daihatsu Ayla) tidak bisa dibatalkan. Karena unitnya sudah dikirim ke outlet-outlet. Tapi dalam kondisi saat ini, kami merasa kurang efektif meluncurkan produk baru," papar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT ADM, di Jakarta, baru-baru ini.

Layanan Daihatsu selama Covid-19 [Dokumentasi PT Astra Daihatsu Motor].
Layanan Daihatsu selama Covid-19 [Dokumentasi PT Astra Daihatsu Motor].

Kendati demikian, perempuan yang akrab disapa Amel ini menyatakan sebenarnya masih ada konsumen yang tetap membeli mobil baru. Walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak.

"Pemesanan sebenarnya tidak terlalu jelek. Covid-19 banyak di Jakarta dan pulau Jawa. Di luar pulau Jawa belum terlalu berpengaruh. Jadi kami tinggal konfirmasi, tetap akan mengambil produk atau tidak," jelasnya lebih lanjut.

Selain itu, faktor yang menyebabkan penurunan penjualan juga terjadi pada perusahaan pembiayaan. Pihak-pihak ini menjadi lebih selektif pasca ada kebijakan penangguhan dari pemerintah.

"Leasing juga sangat ketat karena adanya imbauan tidak bayar setahun. Jadi hal ini disikapi sangat hati-hati oleh pihak leasing," terang Amelia Tjandra.

Secara umum, penjualan mobil nasional pada Maret 2020 merosot sebesar 22 persen. Daihatsu sendiri mengalami penurunan 20 persen.

Kendati demikian kondisi ini dinilai masih cukup bagus dibanding beberapa negara lain yang juga terdampak Covid-19. Beberapa negara Eropa bahkan mengalami penurunan penjualan hingga 80 persen.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, silakan informasi seputar Coronavirus Disease atau Covid-19 di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Covid-19, Industri Otomotif Diprediksi Baru Pulih 2021

Dampak Covid-19, Industri Otomotif Diprediksi Baru Pulih 2021

Otomotif | Selasa, 07 April 2020 | 12:04 WIB

Bikin Ventilator Pasien Covid-19, Produsen Mobil Tunggu Arahan Pemerintah

Bikin Ventilator Pasien Covid-19, Produsen Mobil Tunggu Arahan Pemerintah

Otomotif | Senin, 06 April 2020 | 22:07 WIB

Daihatsu Mobile Service Siap Layani Konsumen di Rumah

Daihatsu Mobile Service Siap Layani Konsumen di Rumah

Otomotif | Senin, 06 April 2020 | 15:09 WIB

Terkini

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

×