Mudik Lebaran saat Wabah Covid-19? Mungkin Dilarang Pemerintah

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Jum'at, 17 April 2020 | 17:10 WIB
Mudik Lebaran saat Wabah Covid-19? Mungkin Dilarang Pemerintah
Jangan Mudik, karena bila mudik berarti Anda berisiko membawa virus Corona Covid-19 ke keluarga di kampung [Istimewa].

Suara.com - Untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19, cara yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Dengan cara ini, maka kurva eksponensial jumlah anggota masyarakat yang tertular versus hari bisa dibuat landai. Atau disebut sebagai upaya "flattening the curve".

Mengapa kurva ini tidak boleh meningkat tajam? Pasalnya dengan menjadi landai, yang membuat jumlah orang terinfeksi hanya sedikit, maka tenaga kesehatan atau nakes dan rumah sakit yang menangani akan lebih leluasa menangani sehingga kesehatan bisa dipulihkan. Bila kasus tinggi dan terjadi di waktu bersamaan, maka ancaman terhadap jiwa pasien semakin tinggi, karena keterbatasan waktu penanganan.

Jadi, bagaimana masyarakat dan kita semua bisa membantu "flattening the curve"? Lakukan physical distancing. Juga tetap tinggal di rumah, kecuali yang bekerja di bidang tertentu sehingga tidak bisa melakukannya.

Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)
Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)

Ujud dua hal itu, juga perlu diaplikasikan dengan menunda mudik untuk Lebaran 2020. Alasannya sudah jelas: dengan bepergian ke tempat orangtua, keluarga, kerabat, maka potensi si Virus Corona berpindah tempat juga besar. Lebih parah lagi, bila pembawa atau carrier adalah asymptomatic. Yaitu tidak merasakan gejala bahkan tidak jatuh sakit. Sementara yang ditulari bisa saja memiliki kesehatan lebih rentan, khususnya orangtua.

Soal mudik Lebaran 2020 ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kemungkinan melarang masyarakat untuk melakukan mudik. Untuk diketahui, saat ini Pemerintah hanya mengimbau masyarakat untuk tak mudik ke kampung halaman.

"Ada kemungkinan larangan mudik dilakukan pemerintah," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi kepada wartawan lewat Video Conference, di Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Budi Setiyadi menuturkan, pelarangan mudik ini disebutkan setelah pemerintah mengganti hari libur nasional Lebaran di waktu yang lain.

"Libur nasional diakomodir akhir 2020 saat pergantian tahun baru," demikian imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah menghitung dan merumuskan libur nasional termasuk libur Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Nantinya, libur Lebaran akan diganti di lain hari karena pandemi Covid-19. Rencana mengganti hari libur nasional dan hari libur Idul Fitri ini untuk mengantisipasi warga yang mudik saat libur Lebaran.

baca juga

"Sedang dihitung dan dirumuskan teknisnya. Termasuk masalah bantuan ke masyarakat bawah jangan sampai overlapping," ujar Luhut Binsar Pandjaitan usai ratas dengan Presiden Joko Widodo melalui video konferensi pers.

Mantan Menkopolhukam itu menyebut kemungkinan libur nasional Lebaran akan diberikan lebih banyak di akhir tahun 2020.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Perpanjang Penghentian Aktivitas Produksi Terkait Covid-19

Toyota Perpanjang Penghentian Aktivitas Produksi Terkait Covid-19

Otomotif | Jum'at, 17 April 2020 | 12:00 WIB

Sebelum Kurva Covid-19 Melandai, Lockdown Terus Berlaku di Britania Raya

Sebelum Kurva Covid-19 Melandai, Lockdown Terus Berlaku di Britania Raya

News | Kamis, 16 April 2020 | 16:45 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Pertamina MOR VII Sediakan Delivery Service

Cegah Penyebaran Covid-19, Pertamina MOR VII Sediakan Delivery Service

Otomotif | Kamis, 16 April 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×