4. Toyota dan Mitsubishi Kompak Produksi Pelindung Wajah Medis
![Faceshield atau pelindung muka juga disiapkan oleh pelbagai produsen dari industri otomotif. Di antaranya para car manufacturer Jepang. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/28/77151-faceshield-covid-19.jpg)
Toyota Motor Corporation (TMC) dan perusahaan-perusahaan Toyota Group memproduksi pelindung wajah medis yang akan digunakan untuk membantu memerangi pandemi Virus Corona atau Covid-19 di Jepang.
Seperti tertulis pada laman resmi TMC, raksasa otomotif asal Jepang ini akan memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) berupa pelindung wajah secara bertahap, dari 500 unit per minggu ditingkatkan menjadi 600 unit dengan target bulanan mencapai 40 ribu unit atau sekitar 2.000 unit per hari. Adapun pelaksanaannya adalah mulai awal pekan ini (27/4/2020). Ditargetkan produksi pelindung wajah mampu mencapai jumlah sekitar 70.000 unit per bulan.
5. Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?
![Tesla Model 3 di pameran otomotif IIMS 2019. Sebagai ilustrasi produk Tesla di Indonesia [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/31/99278-tesla-model-3-suaracomjeghesta.jpg)
Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, dikabarkan kembali menghentikan operasional pabriknya di Shanghai, China. Bukan tanpa sebab, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini diduga kekurangan suplai bahan baku.
Melansir Bloomberg, awalnya Tesla meliburkan sementara para pekerja pada 1-5 Mei 2020. Namun keputusan ini lebih diarahkan sebagai bentuk kebebasan berserikat untuk memperingati hari buruh. Kemudian libur karyawan ternyata diperpanjang, diimbau agar masuk pada 9 Mei 2020. Hanya informasi ini memang tidak diumumkan secara resmi oleh perusahaan.
6. BMW Siapkan Rp9,3 Triliun Bangun Pabrik Global di China
![Mobil BMW M4 Competition saat peluncuran di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Sebagai ilustrasi produk BMW [Suara.com/Arya Manggala]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/11/12/30797-bmw-m-4.jpg)
China tetap menjadi barometer penting bagi para produsen otomotif dunia, mengingat posisinya sebagai pasar kendaraan bermotor terbesar. Karena itu, melakukan investasi di negara ini banyak dilakukan oleh para pabrikan.
Kali ini adalah BMW Group. Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Xinhua pada Jumat (8/5/2020), BMW Group siap melakukan investasi sekitar 620 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp9,3 triliun di China. Adapun peruntukannya adalah pembangunan pabrik baru di Shenyang, Provinsi Liaoning.
7. Toyota dan BMW Kembali Kolaborasi Mengembangkan Mobil Sport?
![Toyota GR Supra diluncurkan di arena GIIAS 2019, ICE, Serpong, Banten, Kamis (18/7/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/07/18/34898-toyota-supra.jpg)
Kolaborasi Toyota dan BMW untuk menghadirkan sebuah mobil sport bertenaga mantap sepertinya akan berlanjut. Dilansir dari Motor1, Jumat (8/5/2020), mobil yang rencananya disiapkan sebagai salah satu produk anyar di 2021 ini kabarnya akan ditawarkan dalam banyak pilihan mesin. Yaitu mesin 4-silinder, 6-silinder, serta special edition.
Manajer senior perencanaan produk kendaraan Toyota, Jack Hollis mengatakan bahwa Toyota masih sepenuhnya bertanggung jawab atas pengaturan sasis mobil ini. Meski begitu, koordinasi tidak lagi seintensif saat membangun Toyota Supra dan BMW Z4.
8. Covid-19 Surut di China, Bisnis Mercedes-Benz Mulai Normal
![Mercedes-Benz S600 Guard, yang termasuk dalam keluarga S Class. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/25/81180-mercedes-benz-s600.jpg)
Mengingat keberadaan China sebagai pasar otomotif terbesar dunia, pelbagai brand global mengirimkan--bahkan ada yang memiliki pabrik di sana--produknya untuk dijual di negara itu. Saat pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 melanda, aktivitas penjualan mobil pun terhambat dalam bilangan bulan.
Kini, setelah status lockdown di kota otomotif China, Wuhan, diangkat, denyut nadi dunia otomotif pun mulai berangsur normal. Pengiriman mobil masuk negara ini pun dimulai kembali. Salah satunya dilakukan oleh Daimler, induk dari Mercedes-Benz.
9. Ikut Melawan Covid-19, Hyundai Berikan Layanan Drive Through
![Fasilitas drive through rapid test COVID-19 di rumah sakit anak nasional Washington, Amerika Serikat yang didanai Hyundai [Hyundai via ANTARA].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/08/59187-drive-through-rapid-test-didanai-hyundai.jpg)
Badai Coronavirus Disease atau Covid-19 menimbulkan kekacauan di pelbagai sektor. Kesehatan masyarakat sudah pasti. Berikutnya perekonomian hingga bidang otomotif.
Dikutip dari kantor berita Antara, Hyundai Motor Manufacturing America (HMMA) memberikan perhatian tinggi terhadap masyarakat yang terdampak Coronavirus. Produsen otomotif asal Korea Selatan ini memberikan donasi senilai 2,2 juta dolar Amerika Serikat (AS) bagi penyediaan drive through Covid-19 rapid test di pembagai sekolah di Negeri Paman Sam.
10. Perangi Covid-19, Ferrari Produksi Ventilator dari Masker Selam
![Logo Ferrari pada kabin salah satu produknya, Ferrari Roma, dengan konsep Dual Cockpit. Sebagai ilustrasi produk Ferrari [Ferrari.com].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/11/19/22199-ferrari-roma-3.jpg)
Siapa yang tak kenal masker untuk diving dan snorkeling. Berenang di lautan mengamati hidupan laut, mulai terumbu karang sampai pelbagai kelompok ikan warna-warni, dengan dukungan dua pilihan masker khusus yang menjamin visibilitas keindahan panorama dan kegiatan bernapas di air tidak mengalami kendala.
Di tangan Ferrari, butik supercar eksotis asal Italia, peran masker selam ini bakal diubah menjadi salah satu peranti penting penanganan pasien Coronavirus Disease atau Covid-19. Yaitu ventilator, dengan cara membuat ubahan di bagian valve atau katupnya.