Wuling Tunggu Program Pemerintah Kembangkan Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Wuling Tunggu Program Pemerintah Kembangkan Mobil Listrik
Kabin Wuling E100, mobil bertenaga listrik dengan kabin memiliki aksen warna seru [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Disebutkan, bila tidak didorong oleh pemerintah, para pabrikan masih akan merasa nyaman membuat produk konvensional semata.

Suara.com - Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko mengungkapkan bahwa pihaknya tetap memasang target untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Namun demikian, menurut Danang Wiratmoko, pengembangan mobil listrik harus tetap didorong oleh pemerintah. Jika tidak, pabrikan pasti belum akan bergerak ke arah mobil listrik.

"Kalau target ada. Karena perkembangan mobil listrik masih didorong pemerintah. Kalau pemerintah belum buat satu program, saya yakin pabrikan masih nyaman membuat produk konvensional. Hampir semua pabrikan," ujar Danang Wiratmoko, melalui video conference, baru-baru ini.

Ia menambahkan, Wuling memang beberapa kali memperkenalkan produk mobil listrik. Akan tetapi sampai saat ini studi masih tetap berjalan.

"Studi belum selesai karena memang selalu berubah. Karena kami tidak hanya sekadar ingin mendatangkan produk baru," ucap Danang Wiratmoko.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa mengembangkan mobil baru di luar mobil listrik saja setidaknya butuh waktu setahun. Kalau mobil listrik mungkin pekerjaan rumahnya bisa lebih lama lagi.

Jadi saat ini pihak Wuling masih berusaha mengedukasi konsumen bagaimana menggunakan mobil listrik dan perawatannya. Sedangkan dari sisi pemerintah mungkin mempersiapkan infrastruktur pendukungnya.

"Jadi mungkin saat ini konsumen bisa membeli mobilnya, tapi tidak bisa me-recharge atau mengisi ulang baterai, jadi percuma," tutup Danang Wiratmoko.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS