Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02 WIB
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
Ilustrasi motor listrik. (Foto: Ofero)
baca 10 detik
  • AISMOLI memprediksi penjualan motor listrik tahun 2026 tumbuh 10% meskipun tanpa insentif pemerintah.
  • Penjualan motor listrik 2025 mencapai 55 ribu unit, melambat penurunannya dari awal tahun.
  • Industri beradaptasi melalui strategi B2B dan ekspor, didorong kesadaran manfaat jangka panjang konsumen.

Suara.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) optimistis penjualan sepeda motor listrik pada 2026 masih bisa tumbuh sekitar 10 persen meski tanpa dukungan insentif dari pemerintah.

“Di 2025 memang sudah tidak ada insentif tapi kami tetap percaya industri, khususnya sepeda motor listrik masih bisa berkembang. Untuk 2026 kami targetkan kenaikan sekitar 10 persen dibanding tahun lalu,” ujar Hanggoro Ananta, Sekretaris Jenderal AISMOLI di Jakarta beberapa waktu lalu.

Berdasarkan catatan AISMOLI, penjualan sepeda motor listrik sepanjang 2025 mencapai sekitar 55 ribu unit, turun dari 2024 yang berada di kisaran 70 ribu unit. Meski demikian, penurunan tersebut mulai melambat pada paruh kedua tahun lalu.

“Awal 2025 penurunannya memang cukup tajam, hampir 60 persen dibanding 2024. Tapi di akhir tahun, penurunannya tinggal sekitar 30 persen,” kata Hanggoro.

Lebih lanjut, Hanggoro menilai target kenaikan 10 persen tersebut masih realistis karena pelaku industri telah beradaptasi setelah insentif fiskal berakhir pada 2025.

Menurutnya, para pelaku industri mulai mengembangkan strategi baru untuk menjaga pasar, mulai dari kerja sama business to business (B2B) hingga membuka peluang ekspor. Langkah tersebut dinilai dapat membantu industri tetap bergerak secara organik.

Selain itu, optimisme juga didorong oleh perubahan perilaku konsumen. Sejumlah konsumen kini disebut membeli sepeda motor listrik bukan lagi karena insentif tetapi karena manfaat jangka panjang yang dirasakan.

“Sekarang banyak yang akhirnya sadar, tanpa subsidi pun mereka tetap mau beli karena pengeluaran operasionalnya jauh lebih rendah. Testimoni dari pengguna sebelumnya juga bikin konsumen lain jadi lebih percaya,” ujarnya.

Di sisi lain, meski insentif telah berakhir, AISMOLI berharap dukungan pemerintah tetap berlanjut, terutama dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik roda dua yang dinilai masih tertinggal dibandingkan roda empat.

baca juga

Untuk itu, AISMOLI menilai diperlukan kolaborasi lebih erat antara pemerintah dan pelaku industri untuk memperkuat industri pendukung motor listrik di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang

Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:22 WIB

Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam

Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 15:51 WIB

Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026

Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Siapa Bilang Ke Dokter Gigi Itu Mahal? Promo BRI Ini Buktikan Sebaliknya!

Siapa Bilang Ke Dokter Gigi Itu Mahal? Promo BRI Ini Buktikan Sebaliknya!

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 13:41 WIB

Kualitas Udara Menjadi Perhatian, Ini Pentingnya Menjaga Udara Bersih di Dalam Rumah

Kualitas Udara Menjadi Perhatian, Ini Pentingnya Menjaga Udara Bersih di Dalam Rumah

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 13:39 WIB

Line Up Pembalap MotoGP 2027: Fabio Quartararo Membelot ke Honda, Alex Rins Pensiun

Line Up Pembalap MotoGP 2027: Fabio Quartararo Membelot ke Honda, Alex Rins Pensiun

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 13:37 WIB

Berapa Uang Pensiun Purbaya usai Setahun Jadi Menkeu? Ini Besarannya

Berapa Uang Pensiun Purbaya usai Setahun Jadi Menkeu? Ini Besarannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:36 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:34 WIB

Kamera LUMIX: Ketika Smartphone Tidak Lagi Cukup untuk Mengabadikan Momen

Kamera LUMIX: Ketika Smartphone Tidak Lagi Cukup untuk Mengabadikan Momen

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:29 WIB

Andovi da Lopez Tegaskan Perannya di Film Bapak Paling Jujur Bukan Sindir Siapa Pun

Andovi da Lopez Tegaskan Perannya di Film Bapak Paling Jujur Bukan Sindir Siapa Pun

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 13:26 WIB

Kenapa Harga iPhone Tiba-Tiba Naik? Cek Harga Terbaru September 2026

Kenapa Harga iPhone Tiba-Tiba Naik? Cek Harga Terbaru September 2026

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:24 WIB

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:23 WIB

Bunyi Hukum Pascal dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Bunyi Hukum Pascal dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:22 WIB

×