Bus Hidrogen Buatan Hyundai Bakal Beroperasi di Bandara Incheon

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 28 Mei 2020 | 21:30 WIB
Bus Hidrogen Buatan Hyundai Bakal Beroperasi di Bandara Incheon
Bandara Incheon di Korea Selatan. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Upaya memenuhi kebutuhan transportasi massal dengan kendaraan ramah lingkungan atau non-minyak bumi terus dilakukan pelbagai negara. Contohnya adalah Korea Selatan. Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Yonhap pekan lalu, disebutkan bahwa Incheon International Airport Corporation (IIAC) berencana mengganti armada bus lama dengan kendaraan bertenaga listrik.

Adapun armada bus bandara Incheon itu nantinya adalah bus bertenaga hidrogen atau termasuk mobil listrik jenis Fuel Cell Electric Vehicle atau FCEV. Dan bakal direalisasikan dalam lima tahun ke depan.

Bus berbahan bakar listrik dalam sel hidrogen yang digunakan di kawasan Ginza, Tokyo, Jepang. Sebagai ilustrasi bus hidrogen [Shutterstock].
Bus berbahan bakar listrik dalam sel hidrogen yang digunakan di kawasan Ginza, Tokyo, Jepang. Sebagai ilustrasi bus hidrogen [Shutterstock].

"Hyundai Motor akan menyediakan bus hidrogen, yang nantinya berfungsi mengantar ke bandara Incheon. Perusahaan Prancis Air Liquide SA, pemasok gas industri terbesar di dunia nantinya akan memasok peralatan pengisian dan hidrogen untuk fasilitas ini," demikian bunyi pernyataan perusahaan seperti dikutip dari kantor berita Yonhap.

Adapun kemitraan Hyundai Motor dengan Air Liquide di bidang kendaraan bertenaga hidrogen serta mendirikan stasiun pengisian hidrogen dimulai pada Oktober 2018. Keduanya bertekad menjadi pembuat mobil ramah lingkungan di tengah ketatnya peraturan tentang emisi gas rumah kaca.

Bus bandara katgoeri FCEV itu nantinya hanya akan mengeluarkan emisi berupa uap air, dan hidrogen yang tersimpan di dalam sel diubah menjadi tenaga listrik untuk memutar motor kendaraan.

Menurut perusahaan konsultan manajemen McKinsey & Co, pasar mobil listrik fuel cell hidrogen di dunia diperkirakan akan tumbuh menjadi 400 juta mobil penumpang, 15-20 juta truk, dan 5 juta bus pada 2025.

Dan selain menyiapkan bus listrik bertenaga sel hidrogen, Hyundai dan Air Liquide akan membangun fasilitas pengisian bahan bakar fuel cell hidrogen untuk bus layanan Bandara Internasional Incheon mulai Maret 2021.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Impresi Perdana Hyundai Santa Fe Facelift

Inilah Impresi Perdana Hyundai Santa Fe Facelift

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:15 WIB

Buat Pasar Eropa, Hyundai Siapkan Produk i30 versi Anyar

Buat Pasar Eropa, Hyundai Siapkan Produk i30 versi Anyar

Otomotif | Senin, 25 Mei 2020 | 11:35 WIB

Lawan Covid-19, Hyundai Indonesia Sumbang 50.000 APD Senilai Rp 8,2 Miliar

Lawan Covid-19, Hyundai Indonesia Sumbang 50.000 APD Senilai Rp 8,2 Miliar

Otomotif | Jum'at, 10 April 2020 | 22:08 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×