Kendaraan Swakemudi Ampuh Kurangi Kecelakaan? Riset Berkata Sebaliknya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 10 Juni 2020 | 16:24 WIB
Kendaraan Swakemudi Ampuh Kurangi Kecelakaan? Riset Berkata Sebaliknya
Ilustrasi truk swakemudi murni tenaga listrik [Shutterstock].

Suara.com - Kendala teknis bukan satu-satunya faktor yang memicu terjadinya kecelakaan. Kesalahan pengendara juga ikut ambil andil. Masalah tersebut kemudian coba diminimalisir produsen kendaraan dengan fitur swakemudi.

Namun dilansir dari Rideapart, sebuah studi dilakukan pada bulan Mei 2020 oleh Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya (IIHS) menemukan bahwa dari semua kemungkinan, fitur swakemudi hanya akan mengurangi sekitar 34 persen angka kecelakaan.

Studi ini menganalisis laporan hanya di bawah 5.500 laporan kecelakaan di AS dari 2005 hingga 2007. Untuk memenuhi kriteria penelitian, kecelakaan pasti mengakibatkan seseorang membutuhkan perhatian medis, atau kerusakan kendaraan yang cukup serius sehingga memerlukan derek.

Setelah menelaah data-data kecelakaan, peneliti IIHS menemukan bahwa tingkat gabungan kesalahan penginderaan / penglihatan dan ketidakmampuan hanya menyumbang 34 persen dari total kerusakan.

Mobil Otonom VW. (Volkswagen)
Mobil Otonom VW. (Volkswagen)

Itulah dua hal yang dihindari kendaraan swakemudi. Sayangnya, 66 persen faktor terkait pengemudi lainnya lebih berperan dan karenanya lebih sulit untuk dihindari kendaraan swakemudi.

Penelitian ini juga mengasumsikan bagaimana jika 100 persen kendaraan di jalan akan otonom. Kesimpulannya, kendaraan otonom akan berkomunikasi satu sama lain untuk menghindari tabrakan, rasio kecelakaan pun akan tetap akan bervariasi tergantung berapa persentase adanya kendaraan swakemudi yang dioperasikan manual oleh manusia terhadap kendaraan swakemudi di jalur yang sama.

Dengan adanya insiden yang memicu keluarnya gugatan pengendara sepeda motor yang tewas gara-gara Tesla autopilot di bulan Mei, 2020, maka sudah terlihat bahwa teknologi swakemudi tak seaman yang diperkirakan.

"Analisis kami menunjukkan bahwa akan sangat penting bagi produsen untuk memprioritaskan keselamatan daripada preferensi pengendara, khususnya jika kendaraan otonom ingin memenuhi janji mereka untuk lebih aman daripada pengemudi manusia," kata ilmuwan peneliti IIHS, Alexandra Mueller.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kecelakaan Pesepeda karena Mobil, Warganet: Makanya Minggir

Viral Kecelakaan Pesepeda karena Mobil, Warganet: Makanya Minggir

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:36 WIB

Hari Pertama Masuk Kantor, Lalu Lintas Lebih Banyak Mobil Pribadi

Hari Pertama Masuk Kantor, Lalu Lintas Lebih Banyak Mobil Pribadi

Otomotif | Senin, 08 Juni 2020 | 16:25 WIB

Pengendara Mobil Tabrak Vespa Modifikasi, Satu Penumpang Tewas

Pengendara Mobil Tabrak Vespa Modifikasi, Satu Penumpang Tewas

News | Senin, 08 Juni 2020 | 15:50 WIB

Terkini

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Lawan Singapura Malam Ini, Legenda Timnas Indonesia Kasih Wejangan ke Kevin Diks Cs

Lawan Singapura Malam Ini, Legenda Timnas Indonesia Kasih Wejangan ke Kevin Diks Cs

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:33 WIB

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:31 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:30 WIB

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:28 WIB

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

×