Langgar Aturan di Gunung Sumbing, Ini Hukuman yang Diterima Doni Tata

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
Langgar Aturan di Gunung Sumbing, Ini Hukuman yang Diterima Doni Tata
Doni Tata Pradita dan motor balap kesayangan. [Mobimoto.com/Husna Rahmayunita]

Semoga aksi ini bisa menjadi pelajaran Doni Tata dan yang lainnya.

Suara.com - Aksi pembalap Indonesia Doni Tata yang beberapa hari waktu lalu bikin geger warganet kembali berlanjut.

Kini Doni Tata bersama 23 rekannya resmi dihukum setelah melakukan aksi trabas di Gunung Sumbing. Hukuman yang mereka terima yakni menanam pohon sebanyak 500 pohon per orang.

Doni Tata pun meminta maaf atas kesalahan yang ia perbuat bersama rekan dengan membuat video klarifikasi. Video ini diunggah oleh akun Instagram sindorosumbingmountain.

Dia tampak berada di satu ruangan bersama Kapolres Wonosobo, AKBP Frankky Ani Suhiharto.

Doni Tata kena teguran karena nekat trabasan di tengah pandemi corona (Instagram)
Doni Tata kena teguran karena nekat trabasan di tengah pandemi corona (Instagram)

Dalam pertemuan itu, Doni Tata hadir bersama ketua komunitas trabas squad 05, mewakili komunitas trabas ke Gunung Sumbing.

Mereka pun dihukum menanam pohon sebanyak 500 pohon tegakan untuk masing-masing orang sehingga total pohon yang harus ditanam menjadi 11.500 pohon tegakan.

Penanaman itu akan dilaksanakan saat musim tanam yang akan datang.

Beberapa poin kesalahan yang dilakukan Doni Tata dan rekannya antara lain memasuki hutan lindung pada saat ditutup, melakukan aktivitas trabas dan membuat api unggun di hutan lindung.

Semoga kesalahan ini tidak diulangi lagi buat semuanya ya!

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS