Daftar Kesalahan Fatal Saat Panaskan Motor, Ada Bahaya Keracunan

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 20:30 WIB
Daftar Kesalahan Fatal Saat Panaskan Motor, Ada Bahaya Keracunan
Melakukan starter motor dan mengecek bunyi mesin normal. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Rutinitas memanaskan sepeda motor adalah kegiatan yang dilakukan banyak orang. Rasanya seluruh pemilik kendaraan roda dua melakukan kegiatan ini di pagi hari. Namun hati-hati, bisa terjadi kesalahan fatal.

Prinsipnya, dengan memanaskan kendaraan, pelumas atau oli akan kembali melumasi mesin setelah semalaman tidak dipakai. Sayangnya, seperti disebutkan tadi, masih banyak kesalahan terjadi.

Mengutip Wahana Honda, berikut adalah empat kesalahan yang sering dilakukan pemilik sepeda motor saat memanaskan motor di pagi hari.

Mari simak bersama, empat kesalahan saat memanaskan motor pagi hari:

Bagian dari knalpot muffler termasuk muffler. Kini aturannya merujuk kepada Euro 5. Sebagai ilustrasi [Shutterstock.
Bagian dari knalpot muffler termasuk muffler. Kini aturannya merujuk kepada Euro 5. Sebagai ilustrasi [Shutterstock.

Gas di RPM tinggi

  • Menggeber gas saat memanaskan mesin motor memang sangat dianjurkan. Karena dengan membuka tuas gas pada pagi hari, proses pelumasan oli pada mesin akan berlangsung lebih cepat.
  • Namun idealnya cukup sampai di angka 3.000 rpm saja saat membuka gas. Intensitasnya pun tidak perlu terlalu tinggi, cukup beberapa kali saja dalam durasi yang lumayan.
  • Dengan cara ini, mesin motor akan terlumasi secara menyeluruh dalam waktu kurang dari dua menit.

Terlalu lama

  • Seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, dua menit yang berkualitas saja sudah cukup untuk memanaskan motor.
  • Walaupun hanya dalam kondisi stasioner, motor bisa saja mengalami overheat jika dipanaskan dalam waktu yang terlalu lama. Terlebih jenis motor yang masih menggunakan sistem sirip sebagai pendingin.

Tidak menggunakan choke

  • Untuk sepeda motor yang masih menggunakan karburator, penggunaan choke saat menyalakan sepeda motor sangatlah penting. Karena biasanya di pagi hari, sepeda motor seringkali mati ketika dipanasi di pagi hari.
  • Ketika karburator disetel di suhu yang lebih panas daripada pagi hari, tentunya dibutuhkan aliran bahan bakar lebih untuk sepeda motor agar bisa menyala di pagi hari. Sehingga choke biasanya digunakan saat pertama kali menyalakan sepeda motor di pagi hari.
  • Beda lagi dengan mesin yang memiliki teknologi injection. Motor dengan injeksi dapat secara otomatis mengetahui suhu sekitar, dan beradaptasi.

Dilakukan di dalam ruangan

  • Satu kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh banyak pengendara dan sangat membahayakan kesehatan keluarga. Starter dan buka gas motor ini dilakukan di dalam rumah.
  • Pasalnya saat dipanaskan, motor akan mengeluarkan karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2) ke udara segar di rumah. Hal ini berbahaya bagi kesehatan jika terhirup terlalu banyak. Bisa-bisa keracunan dengan gejala mengantuk, lemas, mual, muntah, dan selanjutnya.
  • Demikian pula bila dilakukan di luar rumah. Perhatikan sekeliling, jangan sampai "menyembur" tetangga dengan gas dari knalpot. Selain bahaya keracunan, sudah sepantasnya bertenggang rasa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas

Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:11 WIB

Skincare Malam Boleh Dipakai Jam 7? Begini Saran Dokter agar Hasilnya Optimal

Skincare Malam Boleh Dipakai Jam 7? Begini Saran Dokter agar Hasilnya Optimal

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:05 WIB

Skincare untuk Pemula Apa Saja? Simak Rekomendasi Dokter agar Tak Salah Pilih

Skincare untuk Pemula Apa Saja? Simak Rekomendasi Dokter agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:45 WIB

Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan

Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:16 WIB

Piala Dunia dan Pentingnya Me Time di Tengah Kesibukan

Piala Dunia dan Pentingnya Me Time di Tengah Kesibukan

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:45 WIB

Rutinitas Ngopi: Mood Booster dan Hangatnya Kebersamaan Bareng Keluarga

Rutinitas Ngopi: Mood Booster dan Hangatnya Kebersamaan Bareng Keluarga

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:23 WIB

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:27 WIB

KPAI: Copot Kepala BGN Tak Cukup, MBG Harus Dievaluasi Total

KPAI: Copot Kepala BGN Tak Cukup, MBG Harus Dievaluasi Total

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:04 WIB

Traveling for Healthy dan Pentingnya Jeda dari Rutinitas Hidup

Traveling for Healthy dan Pentingnya Jeda dari Rutinitas Hidup

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:00 WIB

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:00 WIB

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00 WIB

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:35 WIB

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

×