Tips Aman Mengemudi di Jalur Menanjak

Senin, 10 Agustus 2020 | 17:00 WIB
Tips Aman Mengemudi di Jalur Menanjak
Ilustrasi mobil lewat tanjakan. (Unsplash/Tim Trad)

Suara.com - Bagi para pemula yang baru memulai mengendarai mobil, jalur tanjakan merupakan hal paling banyak dikhawatirkan. Dalam persoalan mengemudikan mobil, sangatlah wajar hal tersebut terjadi karena butuhnya ketenangan dan pengalaman yang lebih, jika melewati jalur tanjakan.

Berbeda jika mengemudikan mobil pada jalur datar umumnya. Para pengemudi mungkin hanya perlu memastikan untuk mengatur ritme injakan pedal gas dan teliti, dalam melakukan pengereman bersamaan dengan kopling.

Berbeda jika di jalur tanjakan, karena diperlukan ketepatan pengendalian, kopling, rem dan pedal gas secara bersamaan.

Terlebih jika terjadi macet di jalur tanjakan, butuh extra pengendalian karena resiko bahaya yang mengintai. Kasus yang banyak terjadi karena kurang kewaspadaan dan gugup untuk para pemula adalah seringkali menabrak kendaraan yang ada di depannya. Dan tidak jarang malah meluncur ke arah belakang (mundur) yang beresiko kecelakan 2 kali lipat.

Mengutip laman Suzuki Indonesia, berikut tips aman mengemudikan mobil di jalur tanjakan.

Dalam hal ini pengemudi perlu memperhitungkan kemiringan tanjakan. Pertama-tama, saat akan melewati jalan tanjakan, Anda harus memperhitungkan kemiringan dari jalanan yang ada.

Apabila jalanan yang Anda lewati tersebut tidak terlalu curam maka Anda bisa mengendarai mobil dengan tetap memposisikan gigi persneling nomor 2 atau 3.

Akan tetapi, posisikan gigi persneling pada nomor 1 jika kemiringan kiranya terlalu curam.

Selain itu, melakukan pengereman saat macet pada jalur tanjakan juga dibutuhkan kemampuan mengemudi. Mengerem kendaraan saat terjadi kemacetan di jalur tanjakan membutuhkan teknik khusus dan pengendalian yang tinggi.

Baca Juga: Menuju New Normal, Mari Siapkan Tunggangan Kesayangan

Ilustrasi Tuas Persneling Mobil
Ilustrasi Tuas Persneling Mobil

Mengerem pada tanjakan terdiri dari 3 cara yaitu berhenti dengan rem tangan jika kemacetan panjang. Kemudian mengerem dengan menggunakan rem kaki apabila akan berhenti karena jeda sebentar dengan jalur tanjakan tidak terlalu tinggi.

Dan yang terakhir adalah berhenti dengan setengah kopling apabila Anda di haruskan berhenti dalam jeda cukup singkat dengan tanjakan tidak terlalu tinggi.

Melalui tips berikut, dapat diharapkan pengemudi terkhusus pemula dapat melakukannya, seiring terus dilatih maka dengan sendirinya akan terbiasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI