alexametrics

Fokus Produksi Yaris, Apakah Toyota Belum Pikirkan Nasib Vios?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Fokus Produksi Yaris, Apakah Toyota Belum Pikirkan Nasib Vios?
Ilustrasi produk Toyota Vios, bersama komunitas Toyota Vios Club Indonesia [suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Ada konsentrasi pasar potensial yang tak bisa ditampik, ini kata Toyota soal Toyota New Yaris.

Suara.com - Di lini produksi Toyota Indonesia, saat ini antara lain terdapat Toyota Vios untuk jenis sedan, serta Toyota New Yaris di lini hatchback yang baru saja meluncur versi terbarunya kemarin (8/9/2020).

Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengungkapkan alasan lebih memilih untuk meluncurkan Toyota New Yaris ketimbang Toyota Vios bagi pasar Indonesia.

Menurut Anton Jimmi Suwandy, volume sedan di Indonesia saat ini mulai mengecil. Berbeda dengan volume hatchback yang masih cukup stabil walaupun terjadi penurunan.

"Volume kami banyak di Yaris. Market untuk sedan tidak terlalu besar. Vios volumenya mengecil," jelas Anton Jimmi Suwandy, dalam video conference, baru-baru ini.

Baca Juga: Best 5 Oto: Toyota New Yaris Meluncur, Pesaing Yamaha NMax Sudah Tiba

New Toyota Yaris dengan konsep stylish hatchback lincah, mudah digunakan, serta exciting to drive [PT Toyota Astra Motor].
New Toyota Yaris dengan konsep stylish hatchback lincah, mudah digunakan, serta exciting to drive [PT Toyota Astra Motor].

Ia menambahkan, beberapa tahun lalu volume sedan masih cukup tertolong karena digunakan sebagai armada taksi. Namun sekarang kebutuhan fleet customer ini telah beralih ke Transmover.

"Dulu ada Toyota Vios Limo untuk taksi. Namun taksi kini sudah digantikan Transmover. Jadi kami akan fokus pada Toyota New Yaris," ungkap Anton Jimmi Suwandy.

Lebih jauh, ia menyatakan bahwa Toyota melihat volume hatchback masih memiliki porsi yang besar di pasar otomotif Nasional. Walaupun memang tidak sedominan model MPV dan SUV.

"Jadi kalau dikatakan menurun memang betul ada penurunan komposisi. Tapi tiga segmen terbesar saat ini,hatchback masih termasuk bersama MPV dan SUV," papar Anton Jimmi Suwandy.

Berdasarkan data internal Toyota, daya serap hatchback dilihat mulai 2016 bila dibandingkan total market komposisinya mencapai 19 persen.

Baca Juga: Tampil Lebih Stylish, Ini Spesifikasi dan Harga New Yaris

Jadi di luar MPV, hatchback bisa dibilang pasar yang dominan. Kemudian mulai digantikan SUV yang makin lebih meningkat komposisinya.

"Jadi hatchback itu di 2019 komposisinya 16,1 persen. Tahun ini sampai dengan Juli kira-kira 15,7 persen. Ada penurunan, namun bisa dibilang hampir sama dengan 2016," tutup Anton Jimmi Suwandy.

Komentar