Kelayapan sambil Nge-game, Pemobil Ini Didenda Jutaan karena Hal ini

Rauhanda Riyantama, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:10 WIB
Kelayapan sambil Nge-game, Pemobil Ini Didenda Jutaan karena Hal ini
Ilustrasi menyetir sambil main ponsel. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria di Inggris kena denda 200 pondsterling atau sekitar Rp 3,8 juta karena meninggalkan rumah untuk bermain Pokemon Go di tengah-tengah berlakunya aturan lockdown.

Dilansir dari Carscoops (20/1/2021), pria itu rupanya mengaku pada petugas bahwa sengaja berkendara dari rumahnya di Bedworth, ke Kenilworth, yang mana berjarak 14 mil (22 km) jauhnya, untuk mencari pokemon.

Polisi mendendanya karena pemobil tersebut terbukti melanggar aturan untuk tidak meninggalkan rumah tanpa alasan yang masuk akal.

“Kami ingin mengingatkan orang-orang bahwa mereka tidak boleh meninggalkan atau berada di luar rumah kecuali mereka memiliki alasan yang masuk akal.”

Pandemi telah menghantam Inggris dengan keras bulan ini. Meskipun proses vaksinasi sedang berlangsung, jenis virus baru menghantam negara dengan hampir 70.000 kasus baru terdeteksi pada 8 Januari saja.

Ilustrasi permainan Pokemon Go (Shutterstock).
Ilustrasi permainan Pokemon Go (Shutterstock).

Karena itu, aturan lockdown telah ditingkatkan. Masuk akal bahwa aturan yang melarang orang keluar dari ruang publik dan saling menjauh secara fisik dari satu sama lain.

Perlu diketahui bahwa aturan ini diterapkan dengan cukup ketat di Negeri Elizabeth.

Pokemon Go pertama kali dirilis pada tahun 2016. Game smartphone ini memungkinkan pemain untuk menemukan pokemon dalam versi augmented reality dengan menggunakan data peta lokal untuk menempatkan makhluk digital di peta dunia nyata yang telah dimodifikas.

Gim ini mengharuskan pemain untuk pindah ke tempat nyata untuk memainkannya, menjadi alasan menjelaskan mengapa pria dalam kasus di atas merasa perlu pergi ke kota lain.

baca juga

Di masa lalu, ada lebih dari beberapa laporan tentang orang-orang yang bermain Pokemon Go yang harus mengalami konsekuensi dunia nyata yang tidak mengenakkan.

Pokemon langka telah menarik orang ke lokasi dunia nyata dalam jumlah besar dan ke tempat-tempat yang seharusnya tidak mereka kunjungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PN Tanjungkarang Lockdown Setelah 3 Hakim Positif Covid-19

PN Tanjungkarang Lockdown Setelah 3 Hakim Positif Covid-19

Lampung | Rabu, 20 Januari 2021 | 15:15 WIB

Trik Buka Pintu Mobil yang Terkunci Ini Kelewat Ampuh, Maling Pantang Tahu

Trik Buka Pintu Mobil yang Terkunci Ini Kelewat Ampuh, Maling Pantang Tahu

Otomotif | Rabu, 20 Januari 2021 | 14:54 WIB

Inggris Lockdown, Lari 5 Kilometer Jadi Menu Wajib Pemain Garuda Select

Inggris Lockdown, Lari 5 Kilometer Jadi Menu Wajib Pemain Garuda Select

Bola | Rabu, 20 Januari 2021 | 14:16 WIB

Terkini

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×