alexametrics

Startup Asal Israel Ciptakan Baterai Mobil Listrik Charging Penuh 5 Menit

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Startup Asal Israel Ciptakan Baterai Mobil Listrik Charging Penuh 5 Menit
Ilustrasi charging mobil listrik. (Shutterstock)

Gunakan material khas di deret kimia tabel periodik, kendala seperti baterai menggelembung atau bengkak pun bisa diatasi.

Suara.com - Perusahaan rintisan atau startup asal Israel bernama StoreDot berhasil menemukan sel baterai kendaraan listrik yang hanya membutuhkan waktu lima menit untuk pengisian full.

Caranya, StoreDot mengganti grafit yang digunakan dalam anoda sel baterai tradisional dengan nanopartikel metaloid yang disebut mampu mengatasi masalah terkait keselamatan, masa pakai baterai, dan baterai menggelembung.

Kepala Eksekutif StoreDot, Doron Myersdorf mengatakan, tim ilmuwan StoreDot telah mengatasi tantangan yang melekat pada XFC atau Extreme Fast Charging alias pengisian super cepat. Seperti masalah keselamatan, siklus hidup, dan menggelembung alias bengkak pada sel baterai listrik. Caranya dengan memanfaatkan bahan inovatif dan desain sel.

"Sel-sel ini telah diproduksi oleh EVE Energy di China dan membuat pengisian daya listrik selama lima menit menjadi kenyataan," ujar Doron Myersdorf, dikutip dari Carscoops.

Baca Juga: RI Bakal Punya Industri Sel Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Dunia

Sel baterai listrik buatan StoreDot yang kompatibel dengan XFC atau Extra Fact Charging [Carscoops].
Sel baterai listrik buatan StoreDot yang kompatibel dengan XFC atau Extra Fact Charging [Carscoops].

Ia menambahkan, temuan ini menandai tonggak penting, memindahkan XFC untuk pertama kalinya di luar inovasi di lab menjadi produk yang layak secara komersial dan dapat diproduksi massal.

"Ini membuka jalan bagi peluncuran generasi kedua, baterai prototipe anoda dominan silikon untuk kendaraan listrik akhir tahun ini," terangnya.

StoreDot sebelumnya telah menggunakan temuan mereka untuk mendemonstrasikan pengisian penuh kendaraan listrik roda dua dalam waktu lima menit.

Namun untuk mengisi daya mobil listrik hanya dalam lima menit akan membutuhkan pengisi daya bertenaga lebih tinggi daripada yang digunakan saat ini.

Dengan infrastruktur pengisian daya saat ini, perusahaan rintisan tersebut ingin menambah daya 100 mil (160 km) ke aki mobil dalam lima menit pada 2025.

Baca Juga: Harga Baterai Mobil Listrik Kekinian: Semakin Jauh Lebih Murah

Nanopartikel yang digunakan dalam baterai StoreDot dapat mendukung pergerakan ion lebih efisien daripada grafit.

The Guardian mencatat bahwa nanopartikel ini didasarkan pada elemen material Germanium, yang bersimbol Ge dan menjadi atom nomor 32 dalam deret kimia tabl periodik. Material ini terhitung ebih mudah dalam proses pembuatan.

Komentar