Studi: Ngebut Sumbang Angka Kematian Tertinggi Pada Pengemudi Usia Muda

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 29 Januari 2021 | 17:30 WIB
Studi: Ngebut Sumbang Angka Kematian Tertinggi Pada Pengemudi Usia Muda
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas atau lalin [Shutterstock].

Suara.com - Governors Highway Safety Association (GHSA) bersama Ford Motor Company Fund baru saja merilis hasil penelitian terkait penyebab utama kematian pengemudi usia muda atau remaja di Amerika Serikat.

Menurut studi ini, angka kematian lalu lintas telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan penelitian GHSA dan Ford, memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi atau ngebut menjadi penyebab tertinggi kematian pengemudi remaja.

Sepanjang periode penelitian 2015 hingga 2019, pengemudi muda (usia 16 hingga 19) menyumbang angka kematian akibat ngebut sebesar 43 persen. Persentase ini jauh lebih besar daripada semua kelompok usia lainnya yang hanya mencapai 30 persen.

Artinya otoritas dan pihak terkait harus lebih terlibat untuk mengidentifikasi alat, teknologi, pendidikan, dan pelatihan untuk mengurangi risiko kematian pada remaja.

Remaja lelaki tengah menyetir. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Remaja lelaki berusia sangat muda tengah menyetir. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

"Dalam beberapa tahun terakhir, ngebut memiliki persentase tinggi yang menyebabkan kematian remaja di jalan raya," tulis GHSA, dikutip dari Autoevolution.

Penelitian ini juga menemukan bahwa selama periode studi, tidak kurang dari 4.930 pengemudi dan penumpang remaja kehilangan nyawa dalam kecelakaan lalu lintas akibat ngebut.

Selain itu, laporan juga menyoroti temuan menarik, seperti dalam kecelakaan fatal terkait kecepatan yang melibatkan pengemudi remaja laki-laki. Temuan ini diperparah dengan kesimpulan bahwa remaja yang mengemudi dengan teman memiliki risiko lebih tinggi untuk terlibat dalam kecelakaan fatal terkait kecepatan.

Pasalnya risiko kecelakaan meningkat secara eksponensial saat pengemudi remaja sedang mngajak temannya semobil. Bisa saja terjadi ajang pamer kecepatan yang berakhir tragedi. Untuk mengurangi risiko kecelakaan pada remaja, GHSA dan Ford tengah mengembangkan teknologi terbaru.

Antara lain adalah pemakaian semacam aplikasi pelacakan yang dapat disematkan ke smartphone atau fitur di dalam kendaraan yang memungkinkan orangtua membatasi kecepatan maksimum kendaraan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tips agar Sepeda Lipat Makin Ngebut di Jalanan, Tak Takut Tertinggal saat Gowes Bareng

6 Tips agar Sepeda Lipat Makin Ngebut di Jalanan, Tak Takut Tertinggal saat Gowes Bareng

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua

Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:10 WIB

Drakor The Scarecrow Tamat dengan Rating Tertinggi Kedua dalam Sejarah ENA

Drakor The Scarecrow Tamat dengan Rating Tertinggi Kedua dalam Sejarah ENA

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:30 WIB

Tamat dengan Rating Tertinggi, We Are All Trying Here Rilis Poster Spesial

Tamat dengan Rating Tertinggi, We Are All Trying Here Rilis Poster Spesial

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:10 WIB

Rilis Episode Baru, Perfect Crown Kembali Cetak Rating Tertinggi

Rilis Episode Baru, Perfect Crown Kembali Cetak Rating Tertinggi

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:15 WIB

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×